Ayo Ngaku, Siapa Pembuang Bayi di Tepi Laut Tanjungpinang?

Senin, 05 Juni 2017 – 19:24 WIB
Petugas Identifikasi Polres Tanjungpinang mengevakuasi jenazah bayi yang ditemukan di Tepi Laut, Jumat (2/5), F Osias De/batampos.

jpnn.com, TANJUNG PINANG - Penyelidikan terkait penemuan mayat bayi yang baru dilahirkan di Tepi Laut, Jalan Agus Salim, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kepri, Jumat lalu, masih terus diselidiki polisi.

Jajaran Polsek Tanjungpinang Barat mengakui belum mengetahui siapa orang tua si jabang bayi.

BACA JUGA: Anak Durhaka, Ibu Digebukin hingga Jatuh Pingsan

Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri Yanuar, mengatakan penyelidikan yang dilakukan pihaknya belum membuahkan hasil.

Pihaknya, belum mendapatkan petunjuk yang mengarah kepada pelaku.

BACA JUGA: Tak Mampu Sewa Ambulans, Bapak Sembunyiin Jasad Anaknya dalam Tas

“Kami belum temukan pelakunya. Penyelidikan juga masih sedang berlangsung,” ujar Kapolsek yang akrab disapa Yuhe itu seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group) hari ini.

Dikatakan Yuhe, dari penemuan mayat bayi itu. Pihaknya pun sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang warga setempat. Kedua warga tersebut merupakan orang yang pertama kali melihat bayi itu di bebatuan dekat bibir pantai depan SMA Negeri 5 itu.

BACA JUGA: Sesosok Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Kali Pesanggrahan

“Untuk mengungkap siapa pelakunya, kami juga dibantu oleh jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang,” kata Yuhe.

Sementara itu, saat ditanya terkait hasil visum terhadap jenazah bayi malang tersebut. Yuhe menjelaskan bahwa bayi itu merupakan korban praktek aborsi. Usianya pun sejatinya lima bulan dalam kandungan.

“Berat badannya satu kilogram dengan panjang 35 sentimeter. Ini aborsi dilakukan karena pelaku tak menginginkan bayi itu dan untuk menutup aibnya,” ucap Yuhe.

Untuk itu, Perwira balok tiga dipundaknya berharap masyarakat untuk menginformasikan kepada pihak Kepolisian jika mingkin mengetahui adanya warga yang sedang hamil, tapi kemudian kandungannya hilang.

“Segera laporkan ke kami jika mengetahui dan melihat wanita yang awalnya hamil, tapi kandungannya hilang,” pungkas Yuhe.

Seperti diketahui sebelumnya, bayi malang tersebut ditemukan dengan kondisi tali pusar yang masih menempel dan ari-ari yang juga masih lengkap di bebatuan di bibir pantai Tepi Laut, depan SMA Negeri 5 Tanjungpinang.

Warga yang melihat bayi tersebut tergeletak dalam posisi telungkup tanpa mengenakan busana pun langsung menutupinya dengan kain.(ias)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pembobol Mesin ATM Ini Akhirnya Berhasil Dibekuk Polisi


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler