Bahas Margin, Pemerintah Panggil Direksi PLN

Senin, 23 Mei 2011 – 14:08 WIB

JAKARTA- Menteri BUMN, Mustafa Abu Bakar mengatakan akan segera memanggil jajaran Direksi PT PLN (persero) untuk menentukan harga rasional, antara harga pokok produksi (HPP) dengan beban subsidi yang ditanggung pemerintah.

Penentuan harga ini, menurut Mustafa, menjadi sangat penting karena subsidi yang diberikan kepada PLN diprediksi akan melebihi targetKarena itu, pembahasan dengan direksi PLN untuk menentukan harga dan evaluasi margin.

"Dalam minggu ini kita mau panggil Direksi PLN untuk membicarakan simulasi margin

BACA JUGA: Serpong Park Luncurkan Ruko Investasi

Nanti kita evaluasi, apakah ada kenaikan atau tetap
Kami ingin tahu konsep yang ditawarkan PLN," jelas Mustafa Abu Bakar pada wartawan di Jakarta, Senin (23/5).

Simulasi margin kata Mustafa, bisa pada angka 8 persen, 5 persen atau 3 persen

BACA JUGA: Soal Pembobolan Bank, Elnusa Perlu Diaudit

Semuanya nanti akan diperhitungkan, dengan rencana pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 10-15 persen pada 2012.

"Semuanya masih dalam proses evaluasi kita
Di Kemenkeu ada PR, di Kemen BUMN juga ada PR (menghitung angka pasti beban subsidi)

BACA JUGA: Stok Tipis, Harga Beras Naik

Jadi kita coba lakukan secara bersama," kata Mustafa.

Evaluasi margin antara modal produksi dengan beban subsidi, kata Mustafa, juga dilakukan di Pertamina dan ESDM guna menghitung beban subsidiSaat ini, beban BBM dan listrik sudah mencapai Rp130 triliun.

"Jadi kita lakukan simulasi dengan berbagai asumsi di tingkat korporatBaru nanti hasilnya kita input ke Menko dan KemenkeuKita akan tetap cari formula yang paling pas untuk kondisi perekonomian sekarang," kata Mustafa.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tumpang Tindih, 8.000 Izin Tambang Segera Diaudit


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler