Bambang Kritik Pernyataan Kapolda Bali soal Kasus Bule Bugil

Selasa, 30 Mei 2023 – 17:07 WIB
Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra. Ilustrasi Foto: ANTARA/Ayu Khania Pranisitha.

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto mengkritik pernyataan Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra terkait kasus bule bugil saat berlangsungnya pertunjukan tari Bali di Puri Saraswati Ubud, Kabupaten Gianyar.

Irjen Putu Jayan di salah satu media nasional menyatakan bakal menjerat masyarakat yang memviralkan ulah bule Jerman tersebut dengan Undang-Undang ITE.

BACA JUGA: Bule Australia Ditemukan Tewas di Vila Mandalika

"Kapolda ini perlu diingatkan, tugas kepolisian sesuai dengan undang-undang itu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, bukan mengintimidasi warga," ujar Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (30/5).

Bambang menilai pernyataan Kapolda Bali tersebut kurang tepat. Sebab, polisi seharusnya menindak WNA yang berbuat onar tersebut, bukan justru mengancam warga dengan UU ITE.

BACA JUGA: Hasto PDIP Minta Pertanggungjawaban Denny Indrayana

"Yang dilindungi Kapolda itu WNA pembuat onar atau masyarakat?" kata Bambang mempertanyakan.

Dia menilai viralnya ulah bule bugil itu karena penegak hukum dirasa warga tidak menjalankan tugas dengan baik sehingga masyarakat memilih jalan viral lebih dahulu daripada melapor ke polisi yang tidak dipercaya.

BACA JUGA: Polda Riau Gerebek Wabup Rohil dengan Wanita di Hotel, Reza Indragiri Sentil Kapolri

Oleh karena itu, Bambang meminta Kapolda Bali introspeksi diri atas pernyataannya tersebut.

"Kalau kepolisian bertugas dengan baik, WNA pembuat onar itu sudah sejak awal ditertibkan sebelum diviralkan warga," ujar Bambang.

Sebelumnya, pihak Polda Bali menyebutkan bule Jerman berinisial Darja Tuschinski (28) yang telanjang saat berlangsungnya pertunjukan tari Bali di Puri Saraswati Ubud, Senin (22/5) diduga mengalami depresi karena kehabisan uang.

Darja yang datang ke Puri Saraswati pada pukul 19.30 WITA saat pergelaran tari tari berlangsung di panggung Puri Saraswati, terlibat cekcok dengan petugas di stan tiket tanpa sebab yang jelas.

Konon WNA tersebut memaksa masuk, kemudian membuka dasternya, lalu berjalan ke atas panggung pertunjukan dan ikut menari.

Setelah itu, petugas Puri Saraswati mengamankan WNA Jerman tersebut karena telah bertindak tidak etis di depan banyak orang dan melaporkannya kepada Polsek Ubud, Gianyar.

Dari hasil penyelidikan Polsek Ubud, Darja menginap di Ubud Bungalow yang berada di Jalan Raya Monkey Forest Ubud, Gianyar.

Menurut keterangan pegawai penginapan, DT check in di Ubud Bungalow pada hari Rabu (17/5) pukul 13.00 WITA, dan berencana keluar pada 22 Mei 2023.

Bule tersebut tinggal di sana seorang diri dan kerap telanjang di areal bungalo serta mengganggu kenyamanan tamu lainnya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler