Bangun Aplikasi CRM demi Mudahkan Warga DKI Melapor

Kamis, 06 Desember 2018 – 21:55 WIB
Peluncuran program Jakarta Satu di Balai Kota DKI pada 17 Januari 2018. Foto: Diskominfotik DKI

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan aplikasi khusus bertitel Citizen Relation Management (CRM). Nantinya, aplikasi yang tengah disiapkan Unit Pelaksana (UP) Jakarta Smart City itu akan menjadi jembatan komunikasi antara Pemprov DKI dengan warga ibu kota.

Kepala UP Jakarta Smart City Setiaji mengungkapkan, aplikasi Citizen Relation Management akan menjadi kanal bagi warga untuk menyampaikan berbagai laporan. Menurutnya, melalui aplikasi itu pula laporan dari masyarakat akan langsung masuk ke kelurahan tempat domisili pelapor.

BACA JUGA: Tutup Celah Korupsi sekaligus Genjot PAD dengan Jakarta Satu

"Itu lebih cepat dibandingkan harus masuk ke admin dulu, baru admin menyampaikan ke SKPD (satuan kerja perangkat daerah, red) terkait," kata Setiaji.

Lebih lanjut Setiaji mengatakan, pengaduan yang masuk akan langsung diterima melalui aplikasi CRM. Akan ada notifikasi begitu laporan dari warga masuk.

BACA JUGA: Jurus Pemprov DKI Bangun Big Data lewat Jakarta Satu

Setiaji mengklaim ada perubahan signifikan dalam hal rata-rata pengerjaan laporan yang masuk. Awalnya, pengerjaan laporan bisa mencapai 300 jam.

"Rata-rata 300 jam hampir seminggu lebih, bisa dikurangi hingga sembilan jam. Paling cepat tujuh menit," ujarnya.

BACA JUGA: Tak Ada Lagi Subsidi Parkir untuk Anak Buah Anies

Selain itu, Smart City juga menggunakan Internet of Things (IoT) dalam penerapannya. Salah satunya untuk menelusuri pergerakan Transjakarta, truk sampah dan ambulans.

Untuk ambulans, penerapannya melalui integrasi dengan layanan panggilan darurat 112. Selanjutnya, ambulans yang berada dalam posisi terdekat dengan lokasi laporan langsung dikirimkan.

“Kemudian banjir, bisa tahu ketinggian air di pintu-pintu air, kondisinya sudah seperti apa, darurat, bahaya, sehingga bisa respon lebih cepat dibandingkan lapor manual," ujarnya.(jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Revitalisasi Hutan Kota Kemayoran Diprediksi Rampung 2019


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler