Bangun dan Kembangkan BUMN Center, PT PP - Telkom dan Danareksa Jalin Sinergi 

Minggu, 05 Mei 2019 – 21:53 WIB
PT PP bersama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dan PT Danareksa melakukan kerja sama dalam pembangunan dan pengembangan gedung yang terintegrasi dengan Gedung Kementerian BUMN di Jakarta Pusat. Foto dok humas BUMN

jpnn.com, JAKARTA - PT PP bersama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dan PT Danareksa melakukan kerja sama dalam pembangunan dan pengembangan gedung yang terintegrasi dengan Gedung Kementerian BUMN di Jakarta Pusat. 

Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatangan bersama di Kementerian BUMN pada Minggu (5/5) sekaligus ceremony groundbreaking atas pembangunan BUMN Center.

BACA JUGA: PT PP Fokus Garap Hunian Untuk Buruh, Menteri Ketenagakerjaan Kunjungi Urbantown Serpong

Adapun luas tanah yang yang akan dibangun dan dikembangkan, yaitu sekitar ±9.300 m2 (milik Danareksa) dan ±11.439 m2 (milik Telkom). 

Nantinya di atas lahan tersebut akan dibangun Gedung BUMN Center yang terintegrasi dengan Gedung Kementerian BUMN (existing).

BACA JUGA: Kuartal I 2019, Kinerja Telkom Indonesia Positif

Direktur Utama PT PP Lukman Hidayat menuturkan pembangunan Gedung BUMN Center akan dimulai dengan dua tahap pengembangan, yaitu Pengembangan West Tower (tanah milik Danareksa) dan dilanjutkan dengan East Tower (tanah milik Telkom).

"Pengembangan tahap 1 diperkirakan akan memakan waktu sekitar tiga tahun dan diharapkan bisa beroperasi pada tahun ke-4 setelah selesainya masa pembangunan," ujar Lukman.

BACA JUGA: Tol Pandaan-Malang Bakal Dijual

Dalam proses konstruksi, PT PP akan mengimplementasikan teknologi BIM 4D, Virtual Reality, Augmented Realty, Mixed Realty, Laser Scan Technology, Photogrammetry dan 3D Printing, sehingga pelaksanaan konstruksi menjadi lebih cepat, akurat, efisien dan menghasilkan produk yang berkualitas.

"Kami berharap dengan terjalinnya sinergi antar BUMN akan meningkatkan nilai tambah bagi masing-masing perusahaan,” tutur Lukman.

Konsep design BUMN Centre adalah Burung Garuda, di mana kepak dua sayapnya merupakan Gedung Kembar yang menyerupai sayap Garuda sebagai lambang Negara Indonesia serta Gedung Kementrian BUMN sebagai kepala dari burung garuda. 

Design BUMN Centre ini direncanakan menjadi bangunan dengan kualitas grade A yang memiliki 32 lantai yang terdiri dari 2 lantai podium, 2 lantai facility, 1 lantai refugee, 27 lantai office Space serta dilengkapi dengan 3 lapis basement pada masing- masing tower.

Gedung BUMN Center nantinya diharapkan sebagai rumah bagi BUMN yang ada di seluruh Indonesia dengan total SGA (West & East tower) sekitar ±109.820 m2 (53.059 + 56.761).

"Harapannya dengan membangun Gedung BUMN Center bisa mempermudah serta mempercepat koordinasi serta mendorong terbentuknya kerja sama sinergi antar perusahaan BUMN," tandasnya.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PT PP Bagikan Dividen Rp300 Miliar


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler