Bangun Suramadu, Pemerintah Utang Rp932,04 T

Sabtu, 27 November 2010 – 05:25 WIB
JAKARTA — Meski sudah bisa dinikmati masyarakat, ternyata pembangunan jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura, masih menyisakan piutang bagi para kontraktorTotal utang pembangunan terpanjang di Asia tersebut, dilaporkan mencapai Rp932,04 miliar.

Namun tahun ini, pemerintah akan mulai melakukan pencicilan pembayaran piutang kepada kontraktor asal China sebesar Rp338 miliar

BACA JUGA: APBD Kecil, Koruptornya Gentayangan

Keterlambatan pembayaran kontraktor jembatan Suramadu, dikatakan sebagai hal tekhnis pada anggaran rutin tahunan saja.

‘’Tanda bintangnya sekarang sudah hilang, maka paling tidak tahun ini kita bisa bayarkan Rp300 miliar lebih,’’ kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak.
          
Dia mengatakan, pemerintah belum sanggup melunasi seluruh piutang dalam tahun anggaran 2010
Namun pemerintah berjanji akan segera melunasi kewajiban piutang pembangunan jembatan Suramadu dengan memasukkan sebagai prioritas.

"Kita belum bisa tahun ini (melunasi)

BACA JUGA: Waspadai Iklim Ekstrim

Paling tidak Rp300 miliar lebih dulu kita bayarkan
Sisanya tahun depan kita anggarkan lagi dengan mencari-cari ruang untuk bisa melunasi secepatnya,’’ kata Hermanto.

Untuk melakukan pembayaran, kata Hermanto, harus melalui audit keuangan yang ketat

BACA JUGA: Bisa Bebas Banjir 50 Tahun Lagi

Karena itu pula, pemerintah tidak bisa langsung melakukan pelunasan dalam satu tahun kerja.

"Yang dibayarkan sudah melalui auditNanti akan dicarikan lagi sumber biaya berikutnya, termasuk tambahan biaya lainnya,’’ kata Hermanto.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kejati Telisik Kasus Plesiran Bupati


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler