Bangun Tiga Tangki, Pelindo III Klaim Bongkar BBM hanya Hitungan Jam

Senin, 25 Agustus 2014 – 10:53 WIB

jpnn.com - JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III terus memperbaiki pelayanan. Selain menyediakan fasilitas pelabuhan, sarana pendukung juga terus ditambah. Salah satunya yakni di Pelabuhan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana, PT Pelindo III Cabang Tenau Kupang, telah merangkul PT Laban Raya Samodra untuk menyediakan fasilitas tangki timbun.

"Tiga tangki mampu menampung sebanyak 5 ribu kilo liter (KL)," ujar General Manager (GM) Pelindo III Cabang Kupang, Hot Rodolf Marihot dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/8).

BACA JUGA: Tuntaskan Pembebasan Lahan Tol Trans Jawa

Selain itu, kini semua kapal tangker yang membongkar BBM di Pelabuhan Tenau, tidak lagi harus membongkar berminggu-minggu, yang bisa mengganggu aktivitas kapal lainnya.

"Tapi sekarang tinggal hitung jam bisa selesai. Sebab, biasanya, kapal tangker harus menyalurkan BBM dengan mobil tangki, lalu diangkut ke lokasi penampungan. Akibatnya, membutuhkan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu," papar Rodolf.

BACA JUGA: Pertamina Yakinkan BBM tak Langka

Hal itu pula yang menyebabkan biaya logistik kapal meningkat lantaran berhari-hari harus menunggu kapal yang lainnya selesai menyalurkan BBM. Namun, setelah tiga tangki hasil kerja bareng Pelindo III dengan PT Laban Raya Samodra tersebut rampung, Rodolf menjamin pemandangan seperti itu tidak bakal dijumpai lagi.

"Begitu kapal tangker datang, BBM langsung dialihkan ke tangki timbun. Setelah itu baru diangkut dengan mobil tangki. Kalau dari kapal dimasukkan mobil tangki, baru diangkut ke tempat tujuan, lalu kapan selesainya. Lagi pula, jumlah mobil tangki di sini sangat terbatas. Itu sistem kuno yang harus kita ubah," serunya.

BACA JUGA: Jokowi Siap Geser Subsidi BBM ke Sektor Produktif

Bahkan orang nomor satu di Pelindo Kupang ini  telah mengeluarkan edaran, yakni bongkar BBM tidak boleh lebih dari tiga hari. Karena itu, PLN yang biasanya bongkar BBM untuk PLTD Tenau setiap bulannya, juga harus segera menyesuaikan dengan ketentuan baru tersebut.

"Kami sudah menyedikan tangki. Sekarang tinggal konsumennya yang memanfaatkan sarana yang disediakan itu. Kami berupaya untuk melayani sebaik-baiknya kepada masyarakat," tandas Rodolf. (chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Premium Langka di Pantura


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler