Banjir Bandang Menerjang, 16 Nyawa Melayang

Sabtu, 02 September 2017 – 12:07 WIB
Banjir bandang di Karachi. Foto: AFP

jpnn.com, PAKISTAN - Hujan deras di Kota Karachi, Pakistan, yang tanpa henti sejak awal pekan mengakibatkan banjir bandang.

Kemarin (1/9), Edhi Foundation, badan penanggulangan bencana, menyatakan bahwa banjir di kota terbesar Pakistan itu menelan korban 16 jiwa.

BACA JUGA: Banjir Bandang, Puluhan Rumah Hanyut

Sebanyak 11 di antaranya tewas akibat sengatan listrik.

Perdana Menteri (PM) Shahid Khaqan Abbasi menyatakan keprihatinannya atas bencana yang melanda Karachi.

BACA JUGA: Ribuan Warga Beltim Masih Tinggalkan Rumah

"Pemerintah pusat akan memberikan semua bantuan yang dibutuhkan pemerintah provinsi," katanya.

Pemerintah setempat sudah mengerahkan sejumlah personel militer ke Karachi untuk membantu evakuasi warga.

BACA JUGA: IIPG Ajak Warga di Lokasi Bencana Makin Waspada

Juga, membantu upaya pengeringan area yang terendam air banjir.

Shahrah-e-Faisal, salah satu area paling ramai di pusat kota, sebagian berubah menjadi danau.

Ruas-ruas jalan di sekitarnya pun berubah menjadi sungai.

Kemarin, akses di sekitar Shahrah-e-Faisal terpaksa ditutup.

Genangan air yang mendominasi Karachi membuat warga yang hendak bersilaturahmi dengan kerabat di Hari Raya Idul Adha terganggu.

Sebenarnya, wilayah pesisir di selatan Karachi relatif tidak terdampak banjir bandang.

Namun, genangan air yang cukup tinggi di beberapa titik memaksa pemerintah kota memadamkan aliran listrik.

Alasan lainnya adalah banyaknya korban tewas akibat sengatan listrik pada bencana banjir kali ini. (Reuters/CNN/hep/c21/any/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lima Rumah Disapu Banjir Bandang


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler