Banjir di Bandung dan Sumedang Belum Surut, BPBD Kirim 2 Perahu

Senin, 02 Maret 2020 – 00:26 WIB
Banjir di Kabupaten Sumedang. Foto: Antara

jpnn.com, BANDUNG - Banjir di Kabupaten Bandung dan Sumedang belum juga surut. BPBD Jawa Barat (Jabar) mengirim dua unit perahu untuk mengevakuasi warga korban banjir.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas untuk penanganan dan persiapan evakuasi di Kabupaten Bandung. Sebanyak dua unit perahu sudah diturunkan untuk Kecamatan Rancaekek dan Cicalengka," kata Kepala Pelaksana BPBD Jabar Supriyatno.

BACA JUGA: Banjir Terjang Jatinangor, Bangunan Rumah Terendam

Berdasarkan hasil asesmen BPBD Jabar, bencana banjir di Kabupaten Bandung merendam tiga kecamatan, yakni Kecamatan Rancaekek, Kecamatan Cicalengka, dan Kecamatan Baleendah.

Di Kecamatan Rancaekek, sekitar 240 unit rumah terendam banjir dengan rata-rata ketinggian 20-150 cm.

BACA JUGA: Banjir di Kabupaten Bandung, Ratusan Jiwa Terpaksa Mengungsi

Sedangkan di Kecamatan Cicalengka 87 unit rumah dan dua tempat ibadah terendam dan rata-rata ketinggian air di Kecamatan Baleendah sekitar 10-120 cm.

Supriyatno mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung dan Basarnas dalam penanganan banjir dan evakuasi warga.

BACA JUGA: Pansus Banjir Akan Menjatuhkan Anies Baswedan

"Untuk penanganan banjir Kabupaten Bandung, Personel BPBD Kabupaten Bandung sudah membuat Siaga Posko di Inkahas," katanya.

Banjir di Kecamatan Jatinangor berasal dari Sungai Cikeruh yang meluap kerena hujan cukup deras di hulu.

"BPBD Sumedang masih melakukan pendataan untuk mendata kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler