Banjir di Sangatta Kutim Mengerikan, Hewan Buas Berkeliaran di Permukiman

Selasa, 22 Maret 2022 – 19:14 WIB
Potongan layar penampakan buaya yang tertangkap kamera warga sedang berkeliaran di permukiman Jalan Munthe, Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Foto : Potongan layar video @SangattaInfo

jpnn.com, KUTAI TIMUR - Banjir yang melanda Kecamatan Sangatta, Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur masih bertahan hingga hari ini (22/3). Terhitung sudah empat hari ibu kota Kabupaten Kutim itu direndam air.

Banjir mulai menggenangi ribuan rumah warga sejak Sabtu (19/3) lalu.

BACA JUGA: Diguyur Hujan Deras Selama 7 Jam, Samarinda Kembali Diterjang Banjir

Ketinggian air sempat mencapai di kisaran 1-2 meter. Situasi banjir ini membuat warga khawatir, lantaran Sungai Sangatta yang menjadi habitat buaya meluap.

Imbauan terus disampaikan oleh Tim SAR Gabungan terdiri dari BPBD, Basarnas, Polri hingga TNI. Warga diminta untuk mengurangi aktivitasnya di air. Karena situasi banjir saat ini dapat membuat hewan buas dengan mudah berkeliaran di permukiman warga.

BACA JUGA: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang, Kondisinya Sangat Mengenaskan, Lihat

Benar saja, di tengah situasi banjir saat ini seekor buaya berukuran 1,5 meter dikabarkan muncul di permukiman warga.

Aktivitas hewan predator berukuran sedang itu sempat direkam dan videonya viral di jagat maya.

BACA JUGA: Kombes Ary Fadli soal Dugaan Penyebab Kebakaran SPBU di Samarinda, Oh Ternyata

"Benar, kami sudah dapatkan informasi dari RT setempat, kami juga sudah mengecek lokasi buaya ini muncul," ucap petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kutim Saudin saat dihubungi JPNN.com, Selasa (22/3).

Saudin mengatakan buaya tersebut muncul di permukiman warga di Jalan Munthe, Sangatta Utara pada Senin (21/3) sore.

Buaya itu bisa berkeliaran di permukiman dampak meluap Sungai Sangatta.

"Buaya sempat direkam warga sekitar dan melaporkan kepada RT setempat. Di lokasi memang ada sungai. Diduga buaya itu dari sungai berenang ke permukiman," katanya.

Kendati ada buaya menunjukkan aktivitas di permukiman, namun Disdamkar Kutim belum bisa melakukan evakuasi. Lantaran kondisi banjir saat ini dapat membahayakan petugas saat akan melakukan proses evakuasi buaya.

"Kami belum bisa lakukan evakuasi. Kami hanya meminta warga sekitar, khususnya anak-anak untuk tidak bermain atau berenang di kawasan banjir," ucapnya.

Selain itu, Disdamkar Kutim masih disibukkan kegiatan penanggulangan banjir yang masih melanda dua kecamatan di Kabupaten Kutim.

"Personel Disdamkar Kutim saat ini masih melakukan penanganan banjir. Kami akan berkoordinasi dengan BKSDA Kaltim, agar dapat ikut mengevakuasi buaya tersebut dari permukiman pascabanjir," kata Saudin. (mcr14/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 16.896 Korban Banjir di Sangatta Kaltim Butuh Pakaian dan Obat-obatan


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Arditya Abdul Aziz

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
banjir   hewan buas   Kutai Timur   Kaltim   buaya  

Terpopuler