Bank Aladin Syariah Gelar RUPST, Ini Hasilnya

Jumat, 23 Juni 2023 – 16:30 WIB
PT Bank Aladin Syariah atau BANK usai melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS), Kamis (22/6). Foto: dokumentasi Bank Aladin Syariah

jpnn.com - JAKARTA - PT Bank Aladin Syariah atau BANK melaksanakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 21 Juni 2023.

Dalam RUPST tersebut, Bank Aladin Syariah telah mengambil sejumlah keputusan, antara lain, laporan kegiatan perseroan, laporan keuangan, serta laporan keberlanjutan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022.

BACA JUGA: Lewat Bank Syariah Indonesia, Hakim Agung Gazalba Disinyalir Lakukan Transaksi Mencurigakan

Hasil RUPST menyatakan 2022 merupakan tahun yang penuh optimisme bagi Bank Aladin Syariah untuk terus bertumbuh dengan kinerja yang solid.

Sepanjang 2022, Bank Aladin Syariah telah mencapai banyak milestones.

BACA JUGA: KPK Pastikan Bank Syariah Indonesia Takkan Lolos dari Pemeriksaan Kasus Suap Hakim Agung

Tidak hanya meluncurkan aplikasi mobile, Bank Aladin Syariah juga terus fokus merealisasikan dan menjalankan eksekusi kemitraan dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart.

Termasuk dalam penyaluran pembiayaan yang mayoritas disalurkan kepada ekosistem Alfamart.

BACA JUGA: Direktur Bank Syariah Indonesia Mangkir dari Panggilan, KPK Layangkan Surat Kedua

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Dyota Marsudi mengatakan kinerja Bank Aladin Syariah di 2022 merupakan bagian dari komitmen untuk tetap tumbuh secara berkelanjutan, dengan fokus transformasi menjadi bank digital dengan segmen ritel dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Per akhir Desember 2022, BANK mencatatkan outstanding pembiayaan sebesar Rp 1,38 triliun. Untuk Kuartal I-2023, BANK sukses meraih outstanding pembiayaan hingga Rp 1,61 triliun,” kata Dyota dalam keterangannya, Jumat (23/6).

Sementara pada sisi penghimpunan dana, hingga akhir Desember 2022 BANK memperoleh total dana pihak ketiga (DPK)  Rp 794,65 miliar, sedangkan pada Kuartal 1-2023, BANK sukses memperoleh DPK hingga lebih dari Rp 1 triliun.

Pada 2023, Bank Aladin Syariah juga merilis produk dan fitur baru, seperti tabungan transaksional Ala Dompet dan tabungan rencana Ala Impian, serta fitur bayar dan beli (bill payment), Ala Berbagi, tarik setor tunai melalui lebih dari 18 ribu gerai Alfamart di seluruh Indonesia.

Dari sisi pembiayaan, BANK memulai penyaluran dana melalui produk invoice financing, pembiayaan modal kerja, dan pembiayaan ritel. Guna mendukung pengembangan bisnis, BANK juga terus memperluas kolaborasi dengan mitra-mitra strategis.

“BANK juga mempertimbangkan peluang dan tantangan yang hadir dari adaptasi masyarakat ke teknologi dan digital, serta perkembangan literasi keuangan di Indonesia,” kata dia.

Melalui aplikasi tersebut, BANK berhasil mengakuisisi lebih dari 1,7 juta nasabah sampai dengan akhir 2022. Sementara, hingga 1Q23, BANK sukses mengakuisisi lebih dari 2,4 juta nasabah.

Bank Aladin Syariah juga terus berinvestasi dalam pengembangan produk dan peningkatan layanan nasabah, sehingga BANK mencatatkan beban operasional yang lebih besar untuk buku 2022.

“Mempertimbangkan hal tersebut, BANK belum mencatatkan keuntungan untuk kinerja keuangan per 31 Desember 2022. Namun demikian, BANK tetap mencatat Capital Adequacy Ratio (CAR) yang sehat, yairu sebesar 189,28 persen,” tutur Dyota. (mcr4/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler