Bank Windu Lirik Reksadana Rp 150 Miliar

Selasa, 27 Juli 2010 – 11:39 WIB
JAKARTA - PT Bank Windu Kentjana International Tbk (MCOR) bakal merambah dunia reksadanaSebagai langkah awal, perseroan berancang-ancang masuk pintu tersebut dengan tampil sebagai agent penjual

BACA JUGA: HSBC Lirik Pasar Global

Perseroan memandang perlu menggaraf sektor reksadana mengingat potensinya di masa mendatang sangat luar biasa.

"Setidaknya kita telah menyiapkan infrastruktur untuk merambah dunia reksadana
Dan, erlu dicatat nasabah kami juga tidak akan berpuas diri dengan portopolio yang dimiliki sekarang," ungkap Herman Sujono, Direktur PT Bank Windu Kentjana International di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (26/7).

Herman menjelaskan banyak permintaan dari nasabahnya untuk meluncurkan produk baru tersebut memacu perseroan tergerak

BACA JUGA: Izinkan Jual Beli Listrik Antar Negara

Maklum, selama ini perseroan hanya konsen pada produk yang sudah umum beredar di tengah masyarakat
Padahal, situasinya sudah sangat berbeda dengan era sebelumnya

BACA JUGA: Jelang Ramadan, Axis Sosialisasi Zakat

"Ini juga sebagai bentuk diversifikasi produk kami kepada nasabah," imbuhnya.

Untuk itu, saat ini pihaknya sedang mengajukan izin untuk menjadi agen penjual reksadana kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK)Dan, hingga saat ini pihaknya juga telah menggandeng NISP Securities sebagai mitra"Kami memandang setidaknya bisa mengeruk pendapatan sekitar Rp 100-150 miliar," tuturnya

Selain itu, perseoan juga bakal menggenjot Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan memperbesar dana murahKarenanya, perseroan membidik porsi dana murah dari Giro dan tabungan naik ke level 25 persenDengan skema itu, maka target total DPK sekitar Rp 3,5 triliun akan bisa tercapaiAngka tersebut naik 45 persen dari DPK tahun 2009 dikisaran Rp 2,42 triliun

Selain itu, perseroan juga membidik penggelontorkan kredit sebesar Rp 2,93 triliunSepanjang 2009, perseroan sudah menyalurkan kredit Rp 2,3 triliunPorsi kredit terbesar berasal dari kredit konsumsiApabila target itu tercapai, maka pendapatan perseroan meningkat ke posisi Rp 332,37 miliarPosisi itu naik 27 persen dari tahun sebelumnya dikisaran Rp 252,74 miliar

Di samping itu, perseroan bakal menambah kantor cabang sebanyak 16 unit pada semester dua tahun iniKantor cabang tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis di tanah airDi antaranya tersebar di Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Denpasar, Bali; DI Yogyakarta, Bogor, Jawa Barat; Semarang, Jawa Tengah; Surabaya, Jawa Timur; Tangerang, Banten dan Jakarta”Untuk investasi satu kantor cabang sekitar Rp 2 miliar,” imbuh Andreas Basuki, Sekretaris Perseroan(far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bank Mandiri Bidik China dan Malaysia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler