Banyak Driver Ojol Terjerat Judi Slot, Polri Didesak Selamatkan Mereka

Minggu, 22 Mei 2022 – 23:52 WIB
Ilustrasi pengemudi ojol (ojek online). Foto: dok for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Gabungan Aksi Roda Dua atau Garda mendesak polisi bertindak tegas atas maraknya dugaan promosi judi online atau slot di media sosial. 

Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono mengeklaim saat ini banyak driver ojol yang tergiur untuk bermain judi slot.

BACA JUGA: AKBP Ferry Minta Kepala Adat Segera Melapor, Tim akan Segera Turun

Menurut Igun, hal itu berdampak kepada sebagian pengemudi ojol yang tergiur dengam hasil menang judi ketimbang menarik ojek.

Karena itu, Igun mendesak Polri agar mengusut tuntas maraknya promosi judi online melalui berbagai media digital, elektronik, dan pesan singkat.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Irjen Napoleon Belum Dipecat, Nama Prabowo & Jenderal Gatot Terseret, Tak Ada Pilihan Lain?

"Garda menuntut Polri agar mengusut tuntas oknum yang terlibat dalam endorse atau pun promosi judi online. Salah satunya oknum artis yang diduga melakukan aksi promosi maupun endorse judi online," kata Igun dalam keterangannya, Sabtu (21/5).

Di sisi lain, Garda Indonesia menyesalkan adanya dugaan keterlibatan oknum artis dalam endorse atau pun promosi judi online itu.

BACA JUGA: Sahabat Polisi Dukung Rencana Pemberlakuan Pelat Nomor Putih

"Diduga oknum artis selebritis NM ini merupakan endorser promosi judi online," kata Igun.

Igun pun merasa prihatin. Sebab, pihaknya banyak menerima keluhan dari keluarga pengemudi ojol yang terjerat dalam promosi judi online.

Igun menilai fenomena itu sudah sangat mengkhawatirkan, sehingga perlu ada tindak lanjut dari kepolisian.

"Pengemudi ojol yang terlibat kehilangan pendapatan untuk keluarganya akibat uang hasil mencari nafkah digunakan untuk berjudi online karena tertarik dari iming-iming promosi endorser artis selebritis ini salah satunya adalah NM," kata dia.

Garda berharap Polri dapat tegas dan mengusut oknum artis tersebut.

Hal itu dinilai perlu dilakukan polisi agar tidak ada lagi oknum-oknum artis selebritis yang bersedia menjadi endorser atau mempromosikan judi online baik secara langsung maupun tidak langsung kedepannya.

Sebelumnya, masyarakat dihebohkan oleh kasus pelaporan palsu anggota PPSU bernama Ray Prama (28) yang mengaku dibegal pada 27 April lalu.

Dia sengaja membuat laporan palsu dengan mengaku uang THR-nya raib dirampas kawanan begal di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Maulana Mukarom mengatakan laporan begal oleh Ray Prama di Kawasan Sawah Besar itu ternyata palsu. (cr3/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota Polri Ini Sukses jadi Pengusaha, Bisa Berdayakan Warga


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler