Bareskrim Bakal Periksa Kerabat Jozeph Paul Zhang

Jumat, 23 April 2021 – 05:30 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono (tengah). ANTARA/Laily Rahmawaty

jpnn.com, JAKARTA - Bareskrim Mabes Polri akan memeriksa kerabat maupun orang dekat tersangka penistaan agama Jozeph Paul Zhang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan bahwa penyidikan kasus ini terus berjalan.

BACA JUGA: PPP: Umat Menunggu Polri Menangkap Jozeph Paul Zang

Bareskrim Polri akan memeriksa orang-orang terdekat dengan Jozeph Paul Zhang," kata Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/4).

Menurut dia, pemeriksaan orang terdekat seperti keluarga Jozeph Paul Zhang dilakukan untuk menggali informasi mengenai tersangka.

BACA JUGA: Konten Jozeph Paul Zhang tidak Hanya di YouTube, Kemkominfo Terus Bergerak

"Ya, orang terdekat dari JPZ. Kemungkinan orang terdekat (Jozeph) semua digali keterangan yang berhubungan dengan JPZ," ujar Rusdi.

Dia membenarkan saat ditanya apakah orang terdekat yang dimaksud adalah keluarga dari Jozeph Paul Zhang.

BACA JUGA: Red Notice Sebentar Lagi Terbit, Ruang Gerak Jozeph Paul Zhang Dipersempit

“Kemungkinan orang terdekat bisa dari itu (keluarga, red.) itu semua," katanya.

Sebelumnya, Rusdi mengatakan bahwa orang-orang yang terlibat atau ikut dalam forum diskusi yang diampu oleh Jozeph Paul Zhang bertajuk "Puasa Lalim Islam" juga akan dimintai keterangan.

Polri juga berupaya mempersempit gerak Jozeph Paul Zhang lewat upaya penerbitan red notice.

Sekretariat NCB Interpol Indonesia telah mengirimkan surat permohonan kepada Markas Besar Interpol di Lyon, Prancis, untuk menerbitkan red notice atas nama Jozeph Paul Zhang.

"Kita tunggu proses dari Markas Besar Interbol mudah-mudahan tak lama lagi red notice keluar," kata Rusdi.

Bareskrim Polri juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mencabut paspor Jozeph Paul Zhang.

Dengan dicabutnya paspor Jozeph Paul Zhang, akan menjadikannya stateless atau kehilangan kewarganegaraan sehingga tidak bisa ke negara mana pun.

Sebelumnya diberitakan, video viral seorang YouTuber bernama Jozeph Paul Zhang mengaku sebagai nabi ke-26 yang disampaikannya dalam forum diskusi zoom yang disiarkan di kanal pribadinya di YouTube dengan tema "Puasa Lalim Islam".

Dalam video tersebut, Jozeph membuat sayembara bagi siapa saja yang melaporkannya kepada polisi dengan mengaku sebagai nabi ke-26.

Ucapannya dalam video juga telah menyinggung umat Islam yang tengah menjalani ibadah puasa Ramadan.

Polri turun tangan menindaklanjuti kasus itu, kemudian memburu keberadaan pria tersebut yang terindikasi berada di Jerman. (antara/jpnn)

 

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler