Bareskrim Bidik Mafia Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran

Jumat, 03 Juni 2016 – 13:41 WIB
Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Bareskrim Polri mulai mengantisipasi kemungkinan mafia pangan bermain jelang Ramadan dan Lebaran. Untuk itu, korps bergengsi di Polri itu memberi atensi khusus pada masalah pangan untuk mencegah permainan mafia sembilan bahan pokok alias sembako.

Kabareskrim Polri Irjen Ari Dono Sukmanto mengungkapkan, pihaknya akan terus memonitor harga sembako di pasar. “Kalau ada yang melanggar kami tindak sesuai dengan aturan yang ada," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/6).

BACA JUGA: Mangara, Mantan Sopir Taksi yang Menjadi Loyalis Megawati Sejati

Menurutnya, ada permainan mafia pangan dalam memonopoli pasar. Modusnya adalah dengan membeli sembako, lantas menimbunnya sehingga terjadi kelangkaan.

Tujuannya adalah melambungkan harga sembako. "Dugaan-dugaan adanya penimbunan itu bisa kami tindak kalau menemukan adanya bukti yang cukup," jelasnya.

BACA JUGA: Polda Lampung Dapat Penghargaan dari Google? Tapi Kok....

Sementara untuk menghindari lonjakan harga sembako di pasar, Polri akan menggandeng Kementerian Perdagangan dan penyedia jasa transportasi. Sebab, kata Ari, untuk meminimalisir adanya oknum yang memonopoli pasar  harus banyak pihak yang menekannya.

"Kami atasi dengan rapat koordinasi ini untuk mengatasi supaya transportasi sembako bisa lancar," jelas dia.(mg4/jpnn)

BACA JUGA: Menteri Yuddy Sebut Polisi Tanjung Pinang Angker

BACA ARTIKEL LAINNYA... Digarap 12 Jam, Ibu Hakim Dicecar Soal Ini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler