Bareskrim Polri Sudah Kantongi Identitas Bos Binomo, Ternyata

Kamis, 07 April 2022 – 17:36 WIB
Dittipideksus Bareskrim Polri menggelar konferensi pers kasus penipuan aplikasi trading Binomo dengan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz di Bareskrim, Mabes Polri Jakarta, Jumat (25/3). Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Ditttipideksus) Bareskrim Polri mengaku sudah mendapati identitas dari bos platform Binomo

Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara mengatakan bos Binomo itu merupakan warga negara asing (WNA).

BACA JUGA: Ini Alasan Polisi Periksa Kapten Vincent, Ada Hubungan dengan Indra Kenz

Hanya saja, polisi belum bisa mengungkap identitas dari bos tersebut.

"Sudah ada, tetapi WNA berada di luar negeri," kata Chandra kepada wartawan di Bareskrim Polri, Kamis (7/4).

BACA JUGA: Seusai Melaporkan Pelaku Fitnah, Ngabalin Mengucap Hamdalah, Hadiah di Bulan Ramadan

Perwira menengah Polri itu mengungkapkan bos Binomo tersebut terungkap setelah mereka menangkap tersangka Brian Edgar Nababan. 

"Adanya tersangka BEN kami mulai ada benang merahnya," ujar Chandra.

BACA JUGA: Terungkap, Ini Gaji Brian Edgar Nababan Perekrut Indra Kenz, Mantap Bro

Chandra mengaku awalnya mereka masih bingung perihal keberadaan bos Binomo itu. Sebab ada yang menyebut berada di Indonesia dan ada juga di luar negeri.

"Sekarang sudah ada benang merahnya, tetapi kami masih terus menggali lagi siapa mastermind-nya," tegas Chandra. 

Dalam kasus penipuan berkedok trading binary option melalui aplikasi Binomo, Bareskrim Polri telah menetapkan empat tersangka.

Di antaranya, Indra Kenz berperan sebagai afiliator. Kemudian, Fakarich guru trading Indra.

Lalu, Brain Edgar Nababan selaku Manager Development Platform Binomo dan perekrut afiliator di Indonesia.

Terakhir, Wiky Mandara Halim berperan sebagai admin grup Telegram milik Indra Kenz. (cr3/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Surat Permintaan Sumbangan Rp 800 Juta, Ngabalin Ungkap Sejumlah Kejanggalan


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler