BCA Jaga Rasio Kredit Macet 1,5 Persen

Jumat, 09 Maret 2018 – 10:00 WIB
Jahja Setiaatmadja. FOTO: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 9–10 persen pada tahun ini.

Tahun lalu, pertumbuhan portofolio kredit BCA tercatat 12,4 persen menjadi Rp 468 triliun.

BACA JUGA: BCA Genjot Penyaluran KPR dan KKB

Angka tersebut sebenarnya berada di atas rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan yang hanya merangkak di angka 8,24 persen.

’’Tahun ini masih konservatif. Tahun lalu bisa tinggi itu karena dorongan pertumbuhan pada akhir tahun,’’ ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Kamis (8/3).

BACA JUGA: Imlek Dongkrak Transaksi Nontunai Perbankan

Beberapa sektor yang menunjukkan pertumbuhan kredit pada tahun lalu, antara lain, jasa keuangan, perkebunan, pertanian, pembangkit energi dan tenaga listrik, ritel, serta minyak nabati dan hewani.

Hingga kuartal pertama 2018, Jahja melihat ada penurunan permintaan kredit untuk sektor ritel makanan.

BACA JUGA: BCA Masih Cari 2 Bank untuk Diakuisisi

Namun, ritel barang-barang perkakas tumbuh cukup baik.

’’Artinya, kelas menengah punya kekuatan belanja yang baik. Nah, yang agak susah itu yang middle low (menengah ke bawah),’’ lanjut Jahja.

Tahun ini, kata Jahja, perseroan selektif memilih sektor yang disasar.

Tahun lalu pertumbuhan kredit korporasi tercatat 14,5 persen.

Di luar kredit produktif, kredit konsumsi akan berperan besar.

Sebab, permintaan rumah masih tinggi. Di samping itu, kredit perumahan memberikan multiplier effect yang besar.

Tahun lalu kredit pemilikan rumah (KPR) tumbuh 14,2 persen. Selanjutnya, kredit kendaraan bermotor (KKB) tumbuh sepuluh persen dan kartu kredit tumbuh 6,9 persen.

Untuk kredit macet, rasio non performing loan (NPL) dijaga minimal stabil di 1,5 persen seperti tahun lalu.

’’Kalau NPL bank nol, sama sekali enggak ada, itu juga enggak mungkin,’’ tambah Jahja. (rin/c22/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bawa IHSG Tembus Rekor, Dirut BEI Terima Award dari Iluni UI


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler