Bea Cukai Dorong Pelaku UMKM Pasarkan Produk hingga Mancanegara

Senin, 08 Agustus 2022 – 17:39 WIB
Petugas Bea Cukai mengunjungi stan produk UMKM. Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai kembali menggelar sosialisasi kepada para pelaku usaha, khususnya usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM). 

Bea Cukai menggandeng pemerintah daerah (pemda) untuk memberikan sosialisasi di empat wilayah, yaitu Bekasi, Kember, Bandar Lampung, dan Banjarmasin.

BACA JUGA: Bea Cukai Sosialisasikan Hal Penting bagi Pelaku Usaha dan Pengguna Jasa, Simak!

Kasubdit Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Hatta Wardhana mengatakan, bertambahnya informasi terkait kemudahan ekspor dan impor seharusnya memberikan stimulus dan motivasi kepada para pelaku usaha agar memperluas pasar produknya.

Bea Cukai Bekasi turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan promosi dagang produk ekspor unggulan dan workshop kepada pelaku UMKM di wilayah Bekasi yang diinisiatori dinas Perdagangan dan Perindustrian (21/7). 

BACA JUGA: Bea Cukai dan Kejaksaan Bersinergi Lakukan Langkah Konkret Ini

Kegiatan ini merupakan upaya Bea Cukai Bekasi dalam menjalin koordinasi dan sinergi antarinstansi untuk mendorong UMKM mengembangkan produknya dalam upaya menembus pasar mancanegara.

Sementara itu, berkolaborasi dengan Koperasi dan Usaha Mikro dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember, Bea Cukai Jember melaksanakan kegiatan Coaching Clinic Produk Ekspor UMKM Kabupaten Jember pada 20-21 Juli 2022. 

BACA JUGA: Bea Cukai Sosialisasikan Bahaya Rokok Ilegal dan Ketentuan Cukai di Jabar

Kegiatan ini diikuti oleh 37 peserta yang merupakan UMKM pilihan yang lolos dalam pelaksanaan.

Hatta menegaskan, lewat sosialisasi, pihaknya mendorong industri nasional menjadi lebih kreatif, berkembang, dan eksis.

‘’Sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik dan mampu bersaing di pasar internasional,’’ ucapnya.

Di Bandar Lampung, sosialisasi dilakukan Bea Cukai bersama Balai Pendidikan dan Latihan Koperasi UMK Provinsi Lampung. Sementara itu, Bea Cukai Banjarmasin turut menghadiri pembukaan Expo Jajan UMKM KINI yang diselenggarakan oleh Kadin Kota Banjarmasin dan KPP Pratama Banjarmasin.

“Penting bagi pelaku usaha memahami tentang kepabeanan, terlebih terkait fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) IKM,’’ ucapnya.

Fasilitas ini memberikan insentif fiskal berupa pemberian pembebasan bea masuk dan tidak dipungutnya pajak impor atas bahan baku agar dapat menekan harga jual barang jadi sehingga harganya dapat bersaing di pasar internasional.

‘’Jadi, mari maksimalkan sosialisasi ini untuk memberikan informasi kepada pelaku usaha,” kata Hatta. (mrk/jpnn) 


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler