Bea Cukai Fasilitasi Ekspor Perdana Komiditas di Bintai dan Kediri

Jumat, 28 Januari 2022 – 19:20 WIB
Bea Cukai Kediri fasilitasi perusahaan untuk bisa ekspor produknya. Foto: Bea Cukai Kediri

jpnn.com, KEDIRI - Bea Cukai Tanjungpinang memfasilitasi kegiatan eskpor perdana yang dilakukan oleh PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Bintan, Kepulauan Riau.

Selain Bintai, Bea Cukai Kediri juga memfasilitasi komoditas vanili di Kediri, Jawa Timur.

BACA JUGA: Bea Cukai Menyerahkan Barang Bukti Kasus Dugaan Pelanggaran Integritas Pegawai

Langkah itu untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai Hatta Wardhana mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo melakukan pelepasan ekspor perdana Smelter Grade Alumina (SGA) di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Bintan, Kepulauan Riau.

BACA JUGA: Bea Cukai Memperkokoh Sinergi dan Kolaborasi dengan Instansi Terkait

“Hal ini menjadi langkah awal bagi Indonesia agar dapat menjadi negara maju. Kegiatan ekspor barang setengah jadi atau barang jadi jauh lebih menguntungkan bagi penerimaan negara dibandingkan ekspor barang mentah," kata Hatta.

Dia menambahkan kegiatan ekspor SGA bernilai 770 USD per ton dibandingkan dengan harga alumina yang diolah dari bauksit mentah hanya sebesar USD 188,2.

BACA JUGA: Bea Cukai Mendorong Ekspor Komoditas Unggulan di Tiga Daerah Ini

Pada akhir 2021, KEK Galang Batang mengekspor produk SGA sebanyak 16 kali nilai devisa atau senilai USD 94.750.286,15.

Sementara untuk 2022, PT BAI memproyeksikan rencana produksi sebesar dua juta ton atau mencapai Rp 1,5 triliun.

Pada ekspor perdana kali ini, sebanyak 20.000 ton dengan total nilai mencapai Rp 100 miliar.

“Komoditas SGA yang diekspor diangkut oleh MV Ocean Spring dengan tujuan Cina," ungkapnya.

Dia berharap ke depan PT BAI pada KEK Galang Batang mampu mencapai target ekspor sehingga dapat meningkatkan pendapatan devisa ke negara.

Sementara itu, Bea Cukai Kediri fasilitasi ekspor komoditas vanili kering yang dikembangkan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Komoditas vanili kering diekspor dengan tujuan Trinidad.

Sebelumnya, produk pernah dikirimkan ke Jepang, Taiwan, Malaysia, Bahrain, Kazakhstan, dan Rusia.

“Di tengah terpuruknya ekonomi akibat pandemi Covid-19, sektor pertanian menjadi pilihan yang menjanjikan dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Hatta. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bea Cukai Meninjau Proses Bisnis dan Memberi Asistensi Kepabeanan


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Bea Cukai   ekspor   Kediri   pertanian   Komoditas  

Terpopuler