Bea Cukai-Penegak Hukum Optimalkan Pengawasan Barang Ilegal dan Kesehatan

Jumat, 08 Oktober 2021 – 16:58 WIB
Bea Cukai dan TNI melakukan sinergi untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan peredaran barang ilegal. Foto: dok Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai terus melakukan sinergi dengan berbagai pihak penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan barang ilegal hingga masalah kesehatan di berbagai daerah.

Misalnya di Kupang, Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB dan NTT bersama beberapa kantor pelayanan melakukan audiensi dan silaturahmi kepada aparat penegak hukum (APH) di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (05/10).

BACA JUGA: Upaya Bea Cukai Tekan Penyelundupan Barang Ilegal dan Narkotika

Kunjungan itu dilakukan antara lain ke Kepolisian Daerah NTT, Kejaksaan Tinggi NTT, dan Pangkalan Utama TNI AL Vll Kupang.

Sementara itu Bea Cukai Malang menerima kunjungan dari Kapolres Kabupaten Malang, AKBP R.Bagoes Wibisono, Rabu (06/10).

BACA JUGA: 2 Kantor Bea Cukai Laporkan Kinerja Penerimaan Negara yang Cemerlang

Tujuan dari kunjungan tersebut sebagai bentuk silaturahmi antar pimpinan instansi.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman mengatakan koordinasi itu sebagai bentuk upaya untuk lebih meningkatkan koordinasi, kerja sama dan sinergi yang sudah terjalin dengan baik.

BACA JUGA: Bea Cukai Pekanbaru Amankan Sebuah Truk Colt Diesel, Isinya Melanggar Kepabeanan

“Koodinasi ini sangat baik, untuk meningkatkan kerjasama dalam pengawasan, seperti peredaran rokok ilegal, penyelundupan, perdagangan ilegal serta mengamankan penerimaan negara," ungkap Firman.

Selain itu, kata dia, untuk meningkatkan kolaborasi dalam mendukung pembangunan dan memajukan perekonomian daerah.

Bea Cukai Jayapura turut hadir dalam rapat koordinasi penguatan sinergitas antar lembaga dalam rangka mempertahankan wilayah Papua tetap bebas dari rabies, Avian Influenza dan African Swine Fever, (24/09).

Kegiatan rakor yang diselenggarakan oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura itu dihadiri beberapa instansi yaitu Polda Papua, Kodam 17 Cenderawasih, lantamal X Jayapura, Lanud Silas Papare, Kejaksaan Tinggi Papua, Dinas Pertanian Provinsi Papua, dan Dinas Peternakan Kabupaten Jayapura.

Turut hadir pula Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Kota Jayapura serta melibatkan para komunitas dog lover dan juga cat lover.

“Kami tidak hanya fokus pada pengawasan peredaran BKC ilegal, namun juga mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan di berbagai daerah, salah satunya di Jayapura,” pungkas Firman. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bea Cukai dan BNN Manado Bongkar Transaksi Tembakau Gorila Lewat Instagram


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler