Bea Cukai Soekarno-Hatta Kembali Fasilitasi Kedatangan Vaksin Pfizer

Rabu, 08 September 2021 – 19:51 WIB
Kedatangan tahap kedua vaksin Covid-19 merek Pfizer sebanyak 1.195.740 dosis di Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Bea Cukai.

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai kembali memberikan fasilitas atas kedatangan tahap kedua vaksin Covid-19 merek Pfizer sebanyak 1.195.740 dosis dari 54,6 juta dosis yang disepakati oleh Amerika Serikat.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta, Finari Manan mengatakan fasilitas fiskal yang diberikan Bea Cukai berupa pembebasan bea masuk, pajak pertambahan nilai (PPN), dan PPh pasal 22 impor.

BACA JUGA: Bea Cukai Bengkulu Dukung Produk Bermani Coffee Tembus Ekspor

Selain itu, Bea Cukai Soekarno-Hatta tetap sigap melayani penyelesaian dokumen impor barang untuk vaksin yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 2 September lalu.

Finari menyampaikan, didampingi Inspektur I BPOM Tepy Usia, Kepala Auditorat Keuangan 6 BPK Syaifullah Tornanda, Direktur Pengawasan Keamanan, Mutu, dan Ekspor Impor Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif Tri Asti Isnariani, dan Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Mimin Jiwo Winanti, pihaknya meninjau langsung ke lapangan terhadap proses pengawasan dan pemeriksaan vaksin Pfizer.

BACA JUGA: Bea Cukai Berikan Pelayanan Maksimal Kedatangan Bantuan Vaksin dari Australia

"Vaksin tersebut dikemas dalam enam pallet dan diangkut menggunakan maskapai penerbangan Raya Airways (TH1021), yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan selanjutnya dibawa ke Gudang Impor PT JAS,” jelas Finari.

Di hari yang sama pihaknya juga menerima kedatangan vaksin Astrazeneca sebanyak 500 ribu dosis yang merupakan hibah dari pemerintah Australia.

BACA JUGA: Lewat Aplikasi SIGAP, Bea Cukai Bantu Perusahaan Lakukan Pembukuan Lebih Akuntabel

“Kedatangan tersebut merupakan impor vaksin tahap ke-51 dan 52. Saat pemerintah tengah gencar mengakselerasikan kebutuhan vaksin untuk masyakarakat, dan kami Bea Cukai Seokarno-Hatta juga tetap sedia untuk memberikan usaha yang maksimal dalam memperlancar impor vaksin agar segera dapat dibagikan kepada warga di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Melalui konferensi pers secara daring, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan, vaksin Pfizer ini akan dialokasikan untuk program vaksinasi nasional yang akan diberikan kepada masyarakat secara gratis.

Dante juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan walaupun telah divaksinasi, karena mengambil contoh dari beberapa negara lainnya kedapatan kenaikan angka kasus positif Covid-19, meskipun di atas 50 persen warganya telah divaksinasi.

Hal ini terjadi dikarenakan banyaknya warga dari negara tersebut yang melanggar protokol kesehatan.

Dibutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia untuk memperlancar proses vaksinasi nasional, dan tentunya pemerintah tengah berupaya untuk memenuhi kebutuhan dosis bagi masyarakat.

"Kami dari Bea Cukai akan tetap berkomitmen dalam mempercepat arus impor vaksin dalam rangka pemulihan negeri," tegasnya. (mar1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bea Cukai Ingatkan Masyarakat Jangan Panik Hadapi Modus Penipuan Seperti Ini


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Tim Redaksi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler