Begini Cara Meningkatkan Naluri Tempur Prajurit TNI AL

Rabu, 30 Maret 2016 – 02:43 WIB
Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon, Lantamal V melaksanakan latihan menembak di lapangan Tembak Arsenal Batuporon, Bangkalan, Madura, Selasa (29/3). FOTO: DOK.Lantamal V for JPNN.com

jpnn.com - BANGKALAN – Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon, Lantamal V melaksanakan latihan menembak program kerja Triwulan I tahun 2016. Latihan ini berlangsung di lapangan Tembak Arsenal Batuporon, Bangkalan, Madura, Selasa (29/3).

“Latihan menembak ini dimaksudkan untuk menjaga naluri tempur prajurit seklaigus olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh,” ujar Koamandan Lanal Batuporon Letkol Marinir Purwanto Hadi di sela-sela latihan.

BACA JUGA: NGERI! Seperti Ini Data Kasus Penyalahgunaan Senjata Tajam

Latihan menembak ini, menurutnya dimaksudkan pula untuk meningkatkan keterampilan  setiap prajurit dalam menggunakan senjata perorangan. Hal tersebut dimaksudkan agar prajurit mampu mencapai standar menembak yang telah ditetapkan oleh satuan dalam rangka menunjang tugas ke TNI AL kedepan.

Sebelum melaksanakan latihan dimulai, Hadi–sapaan akrab Danlanal Batuporon ini-  memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit, baik itu pelaku maupun pelatih serta tim pendukung. Ia mengharapkan kepada seluruh prajuritnya untuk bersungguh-sungguh dan selalu melaksanakan prosedur penggunaan senjata dengan baik dan benar agar kemampuan menembak baik dengan menggunakan laras panjang atau pendek dapat meningkat.

BACA JUGA: Ditinggal Istri, Usai Salat Subuh Gantung Diri

Latihan menembak dengan menggunakan laras panjang Senapan Serbu 1 (SS1) buatan Pindad ini, dilatihkan sikap-sikap menembak seperti berdiri, jongkok dan tiarap. Dalam latihan tersebut jarak tembak 100 sampai dengan 300 meter, para peserta latihan menembak harus dapat membuat gambar bidik yang benar dan tepat.

“Menembak merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit, sehingga suatu ketika ditugaskan ke daerah operasi tetap dalam keadaan siap,” terangnya.

BACA JUGA: Ya Ampun...Guru Tepergok Selingkuh, Begini Jadinya

Dalam latihan tersebut dilakukan tiga sikap menembak dengan senjata ringan laras panjang, yaitu sikap tiarap, jongkok dan berdiri. Sedangkan Danlanal Batuporon beserta perwira stafnya. Selain latihan dengan menggunakan laras panjang, juga berlatih menembak dengan senjata jenis Pistol dilakukan sikap berdiri dengan jarak 20 meter.

Latihan menembak dengan menggunakan senjata SS1 dan pistol ini dilakukan secara bertingkat, bertahap dan berlanjut sehingga sasaran utama dari latihan menembak ini bisa tercapai dengan baik.

Setiap personel melaksanakan latihan menembak menggunakan senjata SS1 dan menghabiskan amunisi 35 butir amonisi. 5 butir sebagai tembakan percobaan untuk dikoreksi perkenaannya, 10 butir sikap Tiarap,10 Butir sikap Duduk dan 10 Butir sikap berdiri.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pak Mendagri, Tolong Tunda Dulu SK Pengangkatan Wagub DIY


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler