Begini Cara Pemprov Sulbar Perkuat Internalisasi BerAKHLAK

Selasa, 12 September 2023 – 14:15 WIB
Founder ESQ Ary Ginanjar Agustian bersama Pj. Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Zudan Arif Fakrulloh dan Sekda Sulbar Muhammad Idris serta ASN. FOTO: ESQ

jpnn.com, MAMUJU - Founder ESQ Ary Ginanjar Agustian memberikan motivasi untuk memperkuat internalisasi BerAKHLAK bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal itu dilakukan pada Sarasehan Penguatan Nilai ASN BerAKHLAK di Ballroom Grand Maleo Hotel & Convention, Mamuji, serta disiarkan secara langsung memalui zoom meeting dan Youtube Pemprov Sulbar, pada Senin (11/9).

BACA JUGA: KPK Gandeng ESQ Menggelar Pelatihan PAKU Integritas

Pada kesempatan itu, Ary Ginanjar mengajak seluruh ASN yang hadir untuk berkomitmen menentukan keputusan yang akan mengubah Sulbar menuju kemajuan yang lebih baik.

"Jangan sampai hanya membuang waktu membuat sebuah acara apabila tidak diikuti dengan sebuah keputusan untuk berubah saat ini juga," ujar Ary Ginanjar.

BACA JUGA: Mohammad Nuh Menyebut ESQ Mencetak Orang-Orang Saleh

Menurut Ary, agar menjadi manusia yang paripurna, fondasi yang kokoh harus dibangun dengan nilai-nilai budaya yang dikuatkan core values.

Dia juga menjabarkan tiga niat yang akan menjadi penentu masa depan cerah atau gelap, yakni strong why, big why, dan grand why.

BACA JUGA: ESQ Konsisten Membangun Karakter Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

"Strong why itu bekerja supaya dapat uang. Sedangkan big why bekerja untuk dapat penghormatan, kedudukan, penghargaan. Sedangkan big why adalah pengabdian kepada Allah, bangsa dan negara," jelas Ary.

Sementara itu, Pj Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan bahwa kehidupan yang tidak akan berubah, yaitu bagaimana seni memimpin perlu loyalitas, integritas, dan ketekunan yang melibatkan seorang leader dan follower.

"Kalau Anda follower jadilah follower yang baik, kalau Anda leader jadilah leader yang baik," tutur Zudan.

Dia pun menjelaskan soal hakekat inovasi dan kreativitas yang harus dimiliki seorang leader maupun follower. Menurutnya, kemajuan hanya lahir dari arus baru dan inovasi.

"Pepatah Melayu mengatakan tidak boleh lebih mancung pipi daripada hidung. Jadi, kalau Anda sekretaris, posisi Anda sekertaris dinas. Kalau Anda kepala bidang, posisi Anda kepala bidang," ungkap Zudan. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Pemprov Sulbar   ESQ   Ary G   Berakhlak  

Terpopuler