Begini Cara Polisi Meminimalisasi Peredaran Narkoba

Senin, 21 November 2016 – 20:24 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - SAMPIT - Peredaran narkoba dan obat keras di Kota Sampit dinilai sangat menjanjikan.

Karena itu, Ibu Kota Kabupaten Kotawaringin Timur ini menjadi salah satu sasaran jaringan pengedar barang haram itu.

BACA JUGA: Ngeri! Pembalap Lepas Kendali, 7 Penonton Berdarah-darah

Menanggapi hal tersebut, aparat tak tinggal diam dan berusaha dengan berbagai upaya mempersempit ruang gerak pengedar.

”Sampit menjadi sasaran karena permintaan konsumennya cukup tinggi. Peredaran uang juga cukup tinggi, sehingga produsen barang haram ini bertubi-tubi menyerang Sampit untuk mengedarkan barang haram tersebut,” kata Kasatres Narkoba Polres Kotim AKP Wahyu Edi Priyanto dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group, Senin (21/11).

BACA JUGA: Lihat Nih, Bayi yang Dianiaya Ibunya Itu Terus Menangis Kesakitan

Dia menegaskan bahwa penindakan narkoba tidak boleh berhenti. Jika berhenti, maka akan menjadi celah bagi pengedar.

Genderang perang pemberantasan narkoba terus dilakukan. Hal ini juga menjadi tanggung jawab seluruh pihak membantu aparat kepolisian agar Kotim bebas dari narkoba.

BACA JUGA: Pria Sontoloyo Modus Buang Air, Bocah Kembar Jadi Korban

”Peredaran narkoba ini sudah merambah semua kalangan. Paling parah sudah merambah pelajar, sehingga hal ini sangat membahayakan generasi muda Kotim,” ujarnya.

Selain pencegahan, sosialisasi bahaya narkoba, penindakan, dan proses hukum, pihaknya juga memberikan efek sosial terhadap pengedar dengan memajang foto mereka di baliho yang dipasang di depan Mapolres Kotim.

Hal tersebut agar masyarakat mengetahui wajah pengedar barang haram yang berhasil diamankan kepolisian itu.

”Selain ganjaran hukum yang memberikan efek jera terhadap pengedar, efek sosial dengan memamerkan foto juga diharapkan mampu membuat pengedar tidak lagi mengulangi perbuatan mereka. Pasalnya, beberapa di antara pengedar ada yang merupakan residivis kasus yang sama,” pungkasnya. (dc/ign/fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jadi TKI, Nenek Nurjanah Nyaris Buta Karena Dicolok Dengan Cabai


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler