Begini Pesan Tuan Guru ke-12 Besilam Kepada Akhyar Nasution-Salman Alfarisi

Rabu, 07 Oktober 2020 – 19:46 WIB
Akhyar Nasution bersama Salman Alfarisi bersilaturahmi ke Tuan Guru Syekh Zikmal Fuad di Babussalam, Langkat, Rabu, (7/10). Foto: Ist for jpnn.com

jpnn.com, MEDAN - Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Medan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (AMAN) bersilaturahmi ke kediaman Tuan Guru ke-12 Babussalam (Besilam), Syekh Zikmal Fuad, di kawasan Babussalam Langkat, Rabu (7/10).

Pasangan calon nomor urut 1 ini bersama rombongan, mengawali kunjungan dengan melaksanakan salat subuh berjemaah di Madrasah Besar Syekh Abdul Wahab Rokan.

BACA JUGA: Komunitas Tionghoa Medan Dukung Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, Ini Alasannya..

Setelah itu, Akhyar dan Salman berbincang dengan Tuan Guru Besilam.

Percakapan mengalir hangat dan penuh keakraban.

BACA JUGA: Akhyar Nasution Jenguk Qari Peringkat 6 Dunia yang Sakit karena Getah Bening

Ustaz Salman mengenang saat kuliah di Universitas of Madinah Saudi Arabia dan Universitas Kebangsaan Malaysia, tempat di mana Syekh Zikmal Fuad mengabdi sebagai dosen.

Dalam kesempatan itu Tuan Guru Besilam Zikmal menilai kedua tamunya memiliki niat bagus dalam rencananya memimpin Kota Medan.

BACA JUGA: Akhyar Nasution, Lawan Menantu Presiden yang Dijuluki Lionel Messi

Ia pun meminta agar Akhyar-Salman berpikir positif dan terus berikhtiar.

"Perjalanan Pak Akhyar-Salman dari Medan ke Besilam, semoga diridai Allah. Pada perjalanan menuju kepada tarikh, harus mendekatkan diri kepada Allah dan terus mengadu kepadanya," pesan Tuan Guru Besilam.

Menurut Syekh Zikmal, keluarga besar Tariqat Naqsabandiyah Babussalam diisi oleh orang-orang baik dan saleh.

"Besilam ini bersama orang-orang baik. Tidak ada kekuatan kami untuk membuat siapa pun menjadi pemimpin. Hanya ikhtiar dan doa, semua keputusan ada pada Allah," tutur Syekh Zikmal.

Sementara itu, Akhyar dan Salman merasa bersyukur keinginan mereka bersilaturrahmi mendapat sambutan yang luar biasa baik.

"Kami ke Besilam tujuannya mengharapkan doa agar saya dan Salman mendapat rida dan bisa amanah dalam menjalankan tugas jika nantinya dipercaya memimpin Kota Medan," ujar Akhyar.

Salman menambahkan, selain doa dan rida, dirinya juga meminta bimbingan kepada tuan guru agar jalan yang dipilih mendapatkan rida dari Allah SWT.

"Bimbingan juga kami butuhkan agar kami bisa memimpin dengan baik dan benar dan diridhoi," ucapnya.

Rombongan Akhyar-Salman dijamu sarapan pagi, sebelum berziarah ke makam tuan guru besilam pertama, Syekh Abdul Wahab Rokan Al Kholidi Naqsabandi serta sejumlah makam tuan guru yang telah wafat. (gir/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler