Bekas Penghasil Harus Dapat Dana Pemulihan

Minggu, 08 November 2009 – 10:34 WIB

jpnn.com - JAKARTA -- Anggota Komisi VII DPR Jhonny Allen Marbun mengatakan, daerah-daerah penghasil energi harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusatPerhatian pusat jangan hanya kepada daerah yang masih produktif menghasilkan migas, namun juga kepadai daerah yang kini sudah tidak produktif lagi.

Dia mengatakan hal tersebut lantaran hingga saat ini ada daerah yang dulunya penghasil migas, namun kini daerah itu kondisinya sangat memprihatinkan

BACA JUGA: Kadin: Restrukturisasi Industri Elektronika

Politisi dari Partai Demokrat itu menyebut kawasan Pangkalan Brandan, Sumut, yang dulunya menjadi penghasil minyak, namun kini seolah menjadi kota mati

Karenanya, dia berjanji akan memperjuangkan agar seluruh daerah yang dulu sempat menjadi sumber pendapatan negara, kini bisa mendapatkan perhatian berupa dana untuk pemulihan lingkungan

BACA JUGA: Pelayanan Satu Pintu Masuk Program 100 Hari

"Harus ada dana recovery untuk pemulihan lingkungan
Saat ini sedang kita pertanyakan ke BP Migas supaya ada dana normalisasi," ujar Jhonny Allen Marbun kepada JPNN, akhir pekan lalu.

Hanya saja, dia tidak menyebutkan berapa kiranya dana recovery yang harus diterima daerah yang dulunya merupakan daerah penghasil

BACA JUGA: Pabrik Gula Berumur Ratusan Tahun

"Yang jelas ada hitung-hitungannyaNanti saya tanyakan ke Kementrian ESDM dan BP Migas, karena memang ada dana untuk pemulihan lingkungan yang asalnya dari dana yang disisihkan dari keuntungan pengelolaan," ulasnya

Dia berharap, pemda juga pro aktif untuk menagih dana recovery itu ke pemerintah pusat"Karena pemerintah pusat itu perlu mendapat informasi yang jelas dan target yang jelas dari daerahJadi, harus proaktifKami-kami yang ada di DPR dan DPD harus diajak bicara agar sinergis saat memperjuangkan hal-hal seperti itu," harapnya(sam/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... IMF Dituding Kacaukan Harga Gula


Redaktur : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler