Bendera Bintang Kejora Berkibar di Tengah Ratusan Massa, Anggota Brimob jadi Korban

Jumat, 27 November 2020 – 14:04 WIB
Massa saat dibubarkan aparat kepolisian di Sorong, Jumat (27/11). Foto: Antara Papua Barat/Ernes Kakisina

jpnn.com, SORONG - Aksi demonstrasi menuntut kemerdekaan Papua di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (27/11), berakhir rusuh.

Dua anggota Brimob mengalami luka akibat terkena lemparan batu saat membubarkan para pedemo.

BACA JUGA: Kepala Suku di Papua Gelar Upacara Bakar Batu, Panglima TNI Turut Membantu 59 Ekor Babi

Kerusuhan berawal saat ratusan massa yang melakukan unjuk rasa dengan mengibarkan bendera bintang kejora dibubarkan oleh aparat kepolisian.

Massa yang tidak terima dibubarkan langsung melempar aparat kepolisian dengan batu dan botol, sehingga pedemo dipukul mundur dengan tembakan gas air mata.

BACA JUGA: Sebegitu Bencinya WP kepada Presiden Jokowi

Massa yang dipukul mundur semakin brutal dan terus melempar aparat kepolisian dengan batu dan botol.

Bahkan massa juga menembakkan kembang api ke arah aparat kepolisian.

BACA JUGA: Prajurit TNI Perempuan Dipepet Pengendara Ojol, Nekat, Hanya Hitungan Detik

Bendera bintang kejora dikibarkan di tengah-tengah massa aksi sambil berteriak-teriak Papua Merdeka dan terus melakukan pelemparan batu ke arah aparat kepolisian.

Terlihat ada lima orang dari massa aksi yang diamankan oleh aparat kepolisian dan dibawa ke kantor Polres Sorong Kota.

Dua anggota Brimob Polda Papua Barat mengalami luka terkena lemparan batu oleh massa dan dilarikan ke rumah sakit. Aksi masih terus berlangsung hingga saat ini.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan dan Dandim Sorong Letkol Inf Budiman belum dapat dimintai keterangan karena sedang berada di KTP bersama aparat keamanan mengendalikan situasi. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler