Bendera Merah Putih tak Berkibar di Final Thomas Cup 2020, Taufik Hidayat Emosi

Senin, 18 Oktober 2021 – 15:22 WIB
Para pebulu tangkis Indonesia saat naik podium juara Thomas Cup 2020. Foto: (PBSI)

jpnn.com, JAKARTA - Pebulu tangkis senior Taufik Hidayat kecewa bendera Merah Putih gagal berkibar ketika tim bulu tangkis putra meraih gelar juara Thomas Cup 2020.

Dalam Instagram pribadinya, peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu sangat menyayangkan kejadian itu.

BACA JUGA: Indonesia Juara Piala Thomas, PDIP: Tak Lepas dari Energi Positif Jokowi 

Meski menjadi juara, bendera Merah Putih tidak berkibar akibat sanksi yang diberikan Badan Antidoping Dunia (WADA) kepada Indonesia usai lalai dalam urusan antidoping.

Sebagai gantinya, bendera Merah Putih diganti logo PBSI pada saat Hendra Setiawan dan kolega sedang naik podium juara.

BACA JUGA: Fakta Terbaru Kasus Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel

"Ada apa dengan LADI dan pemerintah kita? Khususnya Menpora, KONI, dan KOI? Kerjamu selama ini ngapain aja? Bikin malu negara Indonesia saja," ujar Taufik di Instagram pribadinya.

Menurut Taufik, dengan sanksi yang diberikan WADA kepada Indonesia bisa mempengaruhi mimpi untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia atau ajang Olimpiade.

BACA JUGA: 4 Muda Mudi Asyik Begituan dalam Hammock, Satpol PP Datang, Cilukba!

"Jangan ngarep jadi Tuan rumah Olympic or Piala Dunia. Urusan kecil saja gak bisa beres. Kacau dunia olahraga ini," tambah Taufik.

Atas kejadian itu, Menpora Zainudin Amali sendiri sudah meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Politisi partai Golkar itu memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia akibat tidak berkibarnya bendera Merah Putih di ajang Piala Thomas 2020.

Indonesia tidak bisa memenuhi tes doping plan (TDP) untuk tahun 2020.

Menpora beralasan target sampel doping tidak tercapai karena kegiatan olahraga terhenti saat ada pandemi Covid-19.

Saat ini, Menpora bersama Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) tengah memenuhi TDP 2020 dari atlet-atlet yang tengah kemarin bertanding di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Sejatinya tidak hanya Indonesia yang diberikan hukuman oleh WADA akibat lalai prosedur antidoping.

Korea Utara dan Thailand juga mendapat sanksi serupa setelah prosedur antidoping yang mereka terapkan selama ini dinilai menyalahi aturan.(instagram/mcr16/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jadi Penyumbang Poin di Final Thomas Cup, Fajar/Rian Tak Mau Cuma Jadi Pelapis


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Muhammad Naufal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler