Bentrok di Lampung, Rumah warga Dibakar

Rabu, 16 Oktober 2013 – 06:45 WIB

jpnn.com - GUNUNGSUGIH – Dipicu kecelakaan lalu lintas, masyarakat di dua Kampung Gunungsugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, dan Kampung Sukajawa, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah (Lamteng) terlibat bentrok.

Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya tujuh rumah dan dua unit kendaraan motor di Kampung Sukajawa, mengalami kerusakan akibat keributan antar warga, Selasa (15/10) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA: Nelayan Gebang Panen Ikan Pari

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar Lamteng (Grup JPN), keributan dipicu masalah kecelakaan lalu lintas di jalan lintas Sumatera Kampung Sukajawa, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lamteng, Selasa kemarin.

Kala itu, Jumiyati binti Ali Samro, merupakan pejalan kaki (korban), warga Dusun I Kampung Sukajawa, Bumiratu Nuban, hendak menyeberang jalan tertabrak motor yang dikendarai Rico Ferdi Fernando (23) bin Ansor, warga Kampung Bernai, Tegineneng, Pesawaran, (pelaku), merupakan pengendara R2 merk Suzuki Satria FU warna hitam tanpa nopol. Sehingga warga setempat menahan Rico. Kemudian, Rico menghubungi keluarganya di Gunungsugih Baru.

BACA JUGA: Pemprov Jabar Sembelih 2.368 Hewan Kurban

Lalu, warga Gunungsugih Baru, mendatangi tempat kejadian kecelakaan lalu lintas. Mereka hendak mengambil motor Rico. Namun warga Kampung Sukajawa tetap menahan motor Rico. Tak terima, akhirnya terjadi keributan antar warga. Akibat keributan tersebut, beberapa warga mengalami luka bacok dan luka tembak. Selain itu, sejumlah rumah warga Kampung Sukajawa juga dirusak.

Camat Bumiratu Nuban, Arya Dinata mengatakan, kerusuhan yang terjadi diduga akibat seorang warga Dusun I, Kampung Sukajawa terserempet motor warga Kampung Gunungsugih Baru, Tegineneng, Pesawaran.

BACA JUGA: Klaim Dewan Adat Dayak Dukung Gubernur

"Sebenarnya cuma masalah kecelakaan mas, enggak tahunya kejadian ini meluas. Tiba-tiba warga dari Gunungsugih Baru mendatangi Dusun V Kampung Sukajawa, lalu  terjadi kerusuhan. Akbitanya, tujuh rumas rusak pada kaca-kacanya, dan dua motor dibakar warga,” terang Arya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Aditya Kurniawan, membenarkan adanya kejadian tersebut. ”Saat ini, aparat masih berjaga-jaga. Insyallah, situasi kondusif. Puluhan aparat keamanan dari Polres Lamteng dan Lampung Selatan berjaga-jaga menghindari adanya bentrokan susulan,” singkat Aditya dalam pembicarannya melalui via telepon.

Sementara, Kapolres Lamteng, ABKP Yulias, saat dikonfirmasi Radar Lamteng melalu via teleponnya saat itu terdengar suara sedang beridalog bersama masyarakat kedua kampung.

”Sabar mas, kami bersama tokok adat, tokoh masyarakat sedang rapat untuk mencari solusinya agar secepatnya permasalahan ini selesai,” tutup Yulias, kemarin. (hry)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pilbup Talaud Mundur 9 Desember


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler