Berita Terkini Banjir & Tanah Longsor di Balikpapan, Begini Dampaknya

Jumat, 18 Maret 2022 – 09:08 WIB
Detik-detik Tim Basarnas di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur mengevakuasi warga dari rumah yang tertimpa tembok akibat derasnya air. Foto : Basarnas Kaltimtara

jpnn.com, BALIKPAPAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) yang terjadi pada Rabu (16/7).

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan pantauan BPBD setempat menginformasikan banjir mulai surut pada Kamis sore (17/3).

BACA JUGA: Setelah Ditinggalkan Jokowi, Hujan Deras Melanda Balikpapan, Ratusan Rumah Terendam Banjir

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD, red) Kota Balikpapan menyebutkan tidak ada korban jiwa atau pun luka-luka akibat dua bencana tersebut," ucap Muhari dalam keterangan tertulis Jumat (18/3) pagi.

Dia memerinci bahwa peristiwa banjir pada pukul 03.00 waktu setempat itu berdampak pada 2.837 KK atau 9.194 jiwa, sedangkan tanah longsor menimpa 31 KK atau 101 jiwa.

BACA JUGA: Irjen Ahmad Haydar Menatap Minyak Goreng di Tangannya, Lalu Keluarkan Perintah

"Peristiwa tanah longsor yang dipicu hujan lebat dan kondisi tanah labil berdampak pada 31 unit rumah," ucapnya.

Namun, BPBD Balikpapan tidak merinci kondisi rumah-rumah yang terdampak tanah longsor tersebut, sedangkan untuk banjir sebanyak 2.806 unit rumah warga terdampak dan sekolah 2 unit terendam.

BACA JUGA: AKBP Putu Yudha Ungkap Detik-Detik Penangkapan ZA dan MAG, Ini Tampangnya

Sebaran wilayah yang terdampak banjir berada pada lima kecamatan, yaitu Kecamatan Balikpapan Tengah, Balikpapan Selatan, Balikpapan Utara, Balikpapan Kota, dan Balikpapan Barat.

"Saat banjir masih menggenang, tinggi muka air berkisar 40 hingga 150 cm," jelasnya.

Muhari menambahkan bahwa BPBD Kota Balikpapan yang dibantu TNI, Polri, Basarnas, unsur pemerintah daerah, hingga sukarelawan membantu pendistribusian makanan maupun bantuan logistik saat banjir masih merendam wilayah terdampak.

"Para personel pun diterjunkan dengan dilengkapi perahu karet dan berjaga-jaga apabila warga membutuhkan bantuan," ucap Abdul Muhari.

Meskipun banjir telah surut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap siap siaga dan waspada terhadap potensi banjir susulan," ujar Muhari. (fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler