Berperang Membela Ukraina, Seorang Ayah Titipkan 2 Anaknya kepada Orang Tak Dikenal

Minggu, 27 Februari 2022 – 17:55 WIB
Ilustrasi - Konflik Rusia-Ukraina. Foto: ANTARA/Reyuters/Anna Kudriavtseva/as

jpnn.com, UKRAINA - Invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina mengakibatkan sejumlah keluarga harus berpisah untuk menyelamatkan diri.

Hal itu juga terjadi pada seorang pria berusia 38 tahun asal Kamianets Podilskyi yang harus rela berpisah dengan kedua anaknya.

BACA JUGA: Konflik Rusia-Ukraina, Tiongkok Mendukung NATO dan Uni Eropa Terkait Hal ini

Mereka berpisah di perbatasan Ukraina dan Hongaria.

Penjaga perbatasan tidak mengizinkan pria itu lewat karena Ukraina melarang semua laki-laki berusia 18 hingga 60 tahun untuk pergi agar bisa ikut berperang melawan Rusia.

BACA JUGA: Konflik Rusia dan Ukraina Telah Berlangsung Lama, Ternyata Ini Pemicunya

Pria itu akhirnya menitipkan putra dan putrinya kepada orang yang tidak dikenal bernama Nataliya Ableyeva.

"Ayah mereka hanya menyerahkan kedua anak itu kepada saya dan memecayai saya. Dia memberi paspor anak-anaknya dan meminta saya membawa mereka," kata Ableyeva, dikutip dari Reuters pada Minggu (27/2).

BACA JUGA: Ribuan Guru Honorer Ini Dapat Honor Tambahan, Khusus K2 Rp 1 Juta per Bulan, Alhamdulillah

Ableyeva menjelaskan ibu dari anak-anak itu akan datang dari Italia untuk membawa mereka ke tempat yang lebih aman.

Sang ayah memberikan nomor ponsel istrinya dan mengucapkan selamat tinggal kepada kedua anaknya.

Ableyeva lantas menggandeng kedua anak itu melintasi perbatasan dan menunggu di tenda pengungsian warga Ukraina di Beregsurany, Hongaria.

Ibu dari kedua anak itu datang ke tempat pengungsian dan memeluk kedua anaknya.

Perempuan bernama Anna Semyuk itu mengucapkan terima kasih kepada Ablyeva yang sudah menjaga anak-anaknya.

"Yang bisa saya katakan kepada anak-anak saya adalah semuanya akan baik-baik saja dan kami akan pulang dalam satu atau dua minggu," ujar Semyuk. (mcr9/reuters/fat/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler