Bertemu Perwakilan GNPF, Humas PN Jakut: Suasana Sangat Akrab

Jumat, 28 April 2017 – 18:27 WIB
Ribuan umat Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) berunjuk rasa di depan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara, di Jalan Gajah Mada, Jakarta, Jumat (28/4). Dalam aksinya ribuan umat Islam mendesak agar Majelis Hakim menghukum terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama 5 tahun sesuai dengan Undang-Undang. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi bertemu dengan perwakilan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI di PN Jakut, Gajah Mada, Jakarta Pusat, Jumat (28/4). Hasoloan mengatakan, pertemuan berlangsung dalam suasana akrab.

"Kami sudah bertemu. Suasana sangat akrab," kata Hasoloan di PN Jakut.

BACA JUGA: Ahok Dituntut Rendah, Fadli Zon Sindir Jaksa Agung

Dalam pertemuan itu, perwakilan GNPF MUI menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan perkara dugaan penodaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Salah satu yang disampaikan adalah supaya tidak ada intervensi terkait perkara yang menjerat Ahok. Pihak PN Jakut menerima pandangan yang disampaikan GNPF.

BACA JUGA: Vonis Hakim Bakal Lebih Tinggi Dari Tuntutan? Humas PN Jakut: Lihat Nanti

"Beliau-beliau datang mewakili umat Islam. Kami terima juga apa yang menjadi isi hati mereka," tutur Hasoloan.

Hasoloan menyatakan, PN Jakut juga menerima surat dari GNPF. "Ada juga surat yang belum kami baca dan nanti disampaikan ke majelis," ujarnya.

BACA JUGA: Aksi di PN Jakut, Ini yang Diminta GNPF MUI

Hasoloan mengatakan, majelis hakim yang menangani perkara Ahok akan bekerja secara independen dan tidak akan terpengaruh dengan tekanan atau intervensi.

"Karena mereka akan bekerja menurut UUD dan konstitusi dan rasa keadilan kita," ucap Hasoloan.(gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PN Jakarta Utara Akan Anggap GNPF Sebagai Tamu


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler