Bibit.id dan Citi Indonesia Tingkatkan Partisipasi Masyarakat di Pasar Modal

Kamis, 20 Juli 2023 – 15:05 WIB
CEO dan Co-founder Bibit Sigit Kouwagam dan CEO Citi Indonesia Batara Sianturi dalam acara kemitraan strategis Bibit dan Citi Bank Indonesia, di Alila Hotel, SCBD, Kamis (20/7). Foto: Ryana Aryadita Umasugi/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Aplikasi investasi digital Bibit.id dan Citibank Indonesia (Citi Indonesia) melanjutkan kemitraan strategisnya dengan memperluas akses layanan wealth management bagi investor di seluruh Indonesia.

Kedua belah pihak menunjukkan komitmennya dalam upaya percepatan agenda inklusi keuangan Pemerintah Indonesia, dengan menyediakan produk investasi berkualitas kepada seluruh investor ritel dan institusi.

BACA JUGA: Bantu Pemulihan UMKM, Citi Indonesia Gandeng BenihBaik.com

CEO dan Co-founder Bibit Sigit Kouwagam mengatakan sejak didirikan pada awal 2019, Bibit telah memperluas akses berinvestasi di pasar modal melalui inovasi dan teknologi.

Dengan dukungan mitra strategis Bibit, layanan wealth management kini tersedia dan terjangkau bagi investor di lebih dari 500 kota di Indonesia.

BACA JUGA: Wujudkan Inklusi Sosial, Citi Indonesia Serukan Kesetaraan Gender

Menurut dia, kerja sama dengan Citi Indonesia telah dimulai sejak Bibit pertama kali memperkenalkan reksa dana ke investor ritel.

Sejak saat itu, Citi Indonesia telah menjadi Bank Kustodian yang berperan penting dalam mendukung visi Bibit.

BACA JUGA: BNP Paribas dan Citi Indonesia Berkolaborasi Meningkatkan Literasi Keuangan Perempuan

"Kolaborasi kami dengan Citi Indonesia, sebuah institusi global terkemuka di dunia, yang mana mampu mendukung komitmen kami terhadap inklusi keuangan dan penyediaan investasi yang berkualitas di Indonesia,” ucap Sigit di Alila Hotel, SCBD, Kamis (20/7).

Di lokasi yang sama, CEO Citi Indonesia Batara Sianturi menyebutkan komitmen bersama tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat luas akan investasi di pasar modal, sehingga dapat mendorong inklusi keuangan di tanah air.

"Sebagai bank global yang menyediakan produk dan jasa keuangan yang komprehensif, kami terus berupaya untuk memberikan akses yang mudah, transparan dan lebih mendalam ke pasar modal,” kata Batara.

Diketahui, pertumbuhan ekonomi suatu negara memiliki korelasi positif dengan pertumbuhan kinerja pasar modal.

Sehingga penting bagi kami untuk menunjang pertumbuhan investor ritel di pasar modal Indonesia melalui kolaborasi yang berkesinambungan dengan berbagai pihak.

Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEl) menyebutkan bahwa pada 2020 jumlah investor di pasar modal tercatat 3,88 juta dan melonjak menjadi 10,31 juta pada 2022. Hingga Juni 2023, jumlah investor di pasar modal mencapai 11,22 juta, naik 8,6 persen dari akhir tahun lalu. (mcr4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Citi Indonesia Puji Usaha Mikro di Makassar


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler