BIN Gelar Rapid Test Massal di BPK, Bagaimana Hasilnya?

Kamis, 18 Juni 2020 – 14:36 WIB
Kegiatan rapid test massal BIN di halaman BPK, Kamis (18/6). Foto: Dok Humas BIN for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar rapid test massal di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (18/6).

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana memantau langsung kegiatan rapid test massal ini.

BACA JUGA: BIN Swab Test 105 Orang Positif Covid-19 di Surabaya

Dalam kegiatan ini, Irwan juga didampingi Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I Hendra Susanto.

Irwan mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi dari Kepala BIN Jenderal (purn) Budi Gunawan sebagai deteksi awal penanganan wabah COVID-19 di lembaga pemerintah. Rapid test massal ini merupakan kerja sama BIN, BPK, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

BACA JUGA: BIN Temukan 261 Orang Reaktif Corona Usai Ikuti Rapid Test Massal di Surabaya

“Ini merupakan salah satu sumbangsih nyata BIN bekerja sama dengan BPK untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mudah-mudahan upaya ini dapat membuahkan hasil dan tindakan yang cepat dan terukur,” kata Irwan di lokasi.

Irwan menegaskan, BIN akan terus menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah lainnya dalam melakukan tes massal ini.

BACA JUGA: Muatan di Mobil Pos Indonesia Membuat Polisi Curiga, Saat Digeledah Ternyata

Dalam kegiatan ini, BIN menyediakan 1.000 alat rapid test dan menerjunkan dua unit mobil lab PCR untuk swab test yang hasilnya akan langsung keluar dalam waktu lima jam.

“Nantinya, peserta yang reaktif akan dilanjutkan dengan swab menggunakan Mobil Laboratorium milik BIN. Jika ada yang positif akan dirujuk ke rumah sakit atau isolasi mandiri,” tegasnya.

Dari data pukul 10.30, dari 90 orang yang ikut rapid test, lima di antararanya reaktif. Kelimanya pun dilanjutkan untuk mengikuti swab test.

Sementara itu, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I Hendra Susanto mengatakan, kegiatan rapid test sengaja digelar untuk memastikan kesehatan dari auditor serta staf yang ada di BPK.

“Ini juga akan membantu pemerintah dan BNPB untuk menambah jumlah sampling. Selama ini kan isunya kan Indonesia kurang penanganannya. Dengan kerja cepat dari BIN yang bekerja sama dengan BPK, mudah-mudahan samplingnya akan terus bertambah dan kita bisa melawan COVID-19 ini,” kata Hendra.

Hendra juga berharap dengan upaya penanganan dari BIN yang begitu gencar, COVID-19 ini bisa dikalahkan dan semua keadaan bisa normal seperti sedia kala.

“BIN yang bekerja sama dengan UNAIR sudah menemukan obat COVID-19. Nah, jadi BIN itu unik dari hulu dan hilir soal penanganan COVID-19. Ini saya apresiasi sekali kinerja BIN. Hulunya mereka melakukan rapid tes dan sampling. Jika ditemukan positif dan reaktif dikasih obat. Mudah-mudahan obat ini bisa memberikan dampak yang positif kepada negara Indonesia,” tandas Hendra. (cuy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler