Bisa Serap 309 Ribu Pekerja

Jika PNS Pakai Produksi Lokal

Senin, 23 Maret 2009 – 09:42 WIB
JAKARTA - Pemerintah terus mendorong agar pegawai negeri sipil (PNS) dan BUMN wajib menggunakan pakaian kerja dan sepatu produksi dalam negeriJika itu terealisasi, utilitas produksi di sektor tekstil dan sepatu akan meningkat

BACA JUGA: Adhi Karya Bagi Hasil Sukuk Rp3,44 Miliar

Dan diperkirakan itu akan menyerap sekitar 309 ribu pekerja baru.  
       
Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) Departemen Perindustrian (Depperin) Ansari Bukhari mengatakan, dorongan penggunaan produk dalam negeri yang ditujukan kepada lembaga pemerintah yang memakai APBN dan APBD dipastikan akan mendongkak penciptaan lapangan kerja baru
“Itu otomatis terjadi karena kalau produksi meningkat, mereka pasti membutuhkan pekerja baru,” ujarnya

BACA JUGA: Danareksa Pimpin Holding Keuangan


       
Berdasarkan perhitungan Departemen Perindustrian, jika kewajiban menggunakan produk dalam negeri itu dimaksimalkan, maka akan bisa menekan penggunaan produk impor
Ditambah lagi, pemerintah juga sudah melakukan pengetatan impor atas masuknya produk-produk ilegal melalui lima pelabuhan yang ditentukan

BACA JUGA: Kisruh Eurocapital Tak Kunjung Usai


“Jika itu semua bisa dimaksimalkan, maka di kedua sektor tadi akan ada tambahan 309 ribu pekerja,” terangnya
       
Menurut Ansari, di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT), kalau ketentuan ini efektif setidaknya sekitar 50 persen dari produk impor ilegal dan legal TPT yang dikonsumsi masyarakat akan bisa dialihkan ke produk dalam negeriDengan asumsi itu, maka akan ada tambahan 216 ribu ton pesanan baru dari dalam negeri

“Itu akan mengambil 50 persen pasar konsumsi TPT imporUntuk yang impor ilegal saja mencapai 312,5 ribu ton, dan yang legal 120 ribu ton pertahun,” ungkapnya
       
Dengan perhitungan itu, maka diperkirakan akan ada peningkatan kapasitas produksi industri tekstil dan produk tekstil dalam negeri yang saat ini sebesar 1,34 juta tonDari sektor TPT ini, Depperin memperkirakan akan tercipta 209 ribu tenaga kerja baruHal itu akan menolong keberlangsungan industri TPT di tengah krisis global“Total pekerja di sektor TPT sekarang ini 1,3 juta orang,” lanjutnya
       
Sementara di sektor industri sepatu, lanjut Ansari, saat ini dari kebutuhan pasar domestik sebesar 235 juta pasang per tahunDari jumlah itu sebanyak 60 persennya adalah barang impor dan 40 persen produksi dalam negeriAdanya ketentuan kewajiban penggunaan produk lokal diharapkan bisa diubah komposisinya menjadi 40 persen impor dan 60 persen dalam negeri“Dengan begitu akan terjadi peningkatan produksi,” cetusnya.(wir/bas)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Telkom Menangkan Tender Pemilu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler