BKPM Optimis Target Investasi Terlampaui

Rabu, 25 Agustus 2010 – 23:21 WIB
Gita Wirjawan. Foto: Agus Srimudin/JPNN.
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Gita Wirjawan, mengaku optimistis mampu mencapai target perolehan nilai investasi Rp 160 triliun pada satu periode jabatannyaPada triwulan II-2010 saja, Gita menyebut sudah terkumpul USD 10 miliar.

"Saya yakin target itu akan terlampaui

BACA JUGA: KUR Diklaim Berhasil Hidupi 34 juta Warga

Kita bersyukur Indonesia sudah menjadi lirikan investasi
Para investor yang terbanyak melakukan penjajakan berasal dari pengusaha dan pemerintah di Asia

BACA JUGA: Pemerintah Waspadai Daging Impor Ilegal

Kalau Eropa, kita tahulah kondisi ekonomi mereka saat ini (pasca krisis)," papar Gita, dalam bincang-bincang usai buka puasa di halaman kantornya, Rabu (25/8) malam.

Optimisme itu bukan tanpa alasan
Menurut Gita, ada beberapa servis yang diperbaiki

BACA JUGA: RI Targetkan Bangun Jalan Tol 776 Km

Misalnya, menjadikan layanan satu pintu (one stop service)"Selama ini, kalau orang mau menjadi investor, harus kebingungan untuk memulainyaSekarang, cukup datang ke BKPM, lalu urusan selanjutnya BKPM bisa bantuMudah kanDengan begitu, harapan kita, makin banyak investor yang berdatangan ke tanah air," terang dia.

Bukan itu saja, menurut Gita, pemerintah membuat skema atau formula khusus untuk mempercepat masuknya investasi ke tanah airPola kerjasama pemerintah dan swasta atau Public-Private Partnership (PPP), dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) ke BKPM, merupakan langkah progresif.

"Masih banyak calon investor yang melakukan penjajakan untuk menanamkan modalnya di IndonesiaKita bersyukur, karena kondisi politik, hukum dan ekonomi kita stabilPara investor juga memberi apresiasi kepada Indonesia, karena sangat serius dalam membangun infrastruktur, selain terus membangun manufaktur untuk menciptakan lapangan kerja baru," tegasnya(gus/fmr/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemerintah Siapkan Rp8,9 T untuk UKM


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler