Bocah Penderita Epilepsi Ditemukan Tewas Mengapung

Selasa, 15 April 2014 – 18:10 WIB

jpnn.com - TANA TIDUNG - Bento (13) yang dinyatakan hilang sejak Minggu malam (13/4) akhirnya ditemukan. Namun saat ditemukan kondisi bocah penderita epilepsi itu sudah tidak bernyawa pada Selasa (15/4).

Dua hari lalu, warga Desa Sedulun dan tim SAR Kabupaten Tana Tidung terus mencari keberadaan Bento yang terakhir kali diketahui mandi dan berenang di Sungai Sesayap. Selama itu, Bento belum berhasil ditemukan.

BACA JUGA: Banyuwangi Kini Punya Perpustakaan Berbasis TI

Adnan, pekerja di perkebunan kelapa sawit yang kali pertama menemukan jasad Bento. Saat ditemukan, dalam kondisi mengapung sekitar tiga kilometer dari lokasi terakhir kali Bento terlihat bermain bersama rekan-rekannya.

"Jasad korban masih utuh. Hanya sedikit tergores," kata Kepala Kesbangpol PP Tana Tidung, Hasnan yang ikut mencari keberadaan Bento.

BACA JUGA: Pemprov Siapkan Anggaran untuk Caleg Stres

Ini bukan kali pertama Sungai Sesayap merenggut korban jiwa. Setahun terakhir, tiga orang tenggelam dan semuanya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Arus sungai yang deras selalu menyulitkan tim SAR mencari warga yang tenggelam.

"Kami berharap masyarakat, dewasa atau anak-anak berhati-hati. Setahun terakhir, sudah tiga orang tenggelam di sini (Sungai Sesayap)," pesan Hasnan.(ris/jpnn)

BACA JUGA: Dinas Minta Dokter Pemalsu Data Tetap Lulus CPNS

BACA ARTIKEL LAINNYA... Inspektorat Rahasiakan Hasil Verifikasi Honorer K2


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler