Boediono-Sri Mulyani Tak Bisa Nonaktif

Jumat, 18 Desember 2009 – 15:39 WIB
JAKARTA - Rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Angket Bank Century agar Boediono dan Sri Mulyani nonaktif dinilai tak bakal efektifKendati hal itu boleh juga sekadar sebagai statement politik dan psywar kepada SBY-Boediono.

"Masalahnya, apakah menurut konstitusi kita, mereka dapat dinonaktifkan atau menonaktifkan diri?" kata Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lukman Hakiem, kepada JPNN, Jumat (18/12).

Menurut salah seorang juru bicara pasangan JK-Wiranto pada pilpres lalu ini, dinonaktifkan atau menonaktifkan diri hanya mungkin untuk Sri Mulyani

BACA JUGA: Tak Perlu Pansus jika Hanya Minta Nonaktif

Karena sebagai Menkeu, dia diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.

Namun, penonaktifan Boediono sebagai Wapres tidak mungkin dilakukan oleh Presiden
Karena Wapres bukan bawahan Presiden, sehingga juga tidak diangkat dan diberhentikan oleh Presiden

BACA JUGA: Idrus Marham Ingin Seperti Romy Rafael

"Penonaktifan Wapres Boediono hanya bisa dilakukan oleh Sidang Istimewa MPR," tambah Lukman.

Bagaimana jika Boediono menonaktifkan diri? "Itu juga lucu, karena bagaimana mungkin seorang pejabat membikin SK nonaktif untuk dirinya sendiri," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Lukman, untuk Boediono yang paling tepat adalah mengundurkan diri
Resikonya, Boediono tentu tak bisa balik lagi untuk mengambil jabatannya sebagai Wapres

BACA JUGA: Aktivis Dilarang Cek Jasad Jenderal Kwalik

(har/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Transaksi di Bank Century Melonjak saat Pemilu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler