jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap menelusuri sejumlah informasi yang diungkap Muhammad Nazaruddin seputar proyek E-KTP. Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi, informasi itu harus ditelusuri lebih mendalam.
Johan mengaku KPK tidak akan bertindak gegabah hanya menerima informasi yang disampaikan Nazaruddin. "Kalau itu memang benar ada, dia bisa sampaikan ke KPK. Kita validasi dulu. Sekarang kan dia baru bilang di media massa," ujar Johan di Jakarta, Kamis, (1/8).
BACA JUGA: Djoko Bantah Tunjuk CMMA Menangkan Simulator
Nazar dalam pernyataannya Rabu (31/7) mengungkapkan bahwa ada beberapa anggota dewan yang menikmati aliran dana di proyek e-ktp.
Di antaranya Setya Novanto dan beberapa mantan Ketua Komisi II. Tak lupa ia menyelipkan nama Anas Urbaningrum sebagai penikmat proyek itu. Termasuk pula dirinya yang ikut kecipratan uang proyek dari Kementerian Dalam Negeri itu.
BACA JUGA: Juni 2011, Djoko Mulai Tahu Simulator tak Beres
Ia menyebut 11 anggota dewan yang diduga menerima aliran dana dari proyek itu. Johan dalam hal ini mempersilakan jika Nazar menyerahkan data dan bukti atas sejumlah pernyataannya itu.
"Kalau Nazar punya datanya silakan saja disampaikan," tandas Johan. (flo/jpnn)
BACA JUGA: Denny Sebut Gugatan Yusril Soal Remisi Banyak Cacatnya
BACA ARTIKEL LAINNYA... Tolak Impor Daging Sapi, Demonstran Mengaku Dibayar
Redaktur : Tim Redaksi