Borneo FC vs PSMS: Kans Dongkrak Posisi Tuan Rumah

Kamis, 31 Mei 2018 – 23:58 WIB
Skuat Borneo FC saat jalani sesi latihan. Foto: kaltimpost/jpg

jpnn.com, SAMARINDA - Borneo FC memiliki kans kembali ke papan tengah andai menang dari tamunya PSMS Medan di Stadion Segiri, Jumat (1/6). Perjuangan ekstra keras pun disiapkan tim beralias Pesut Etam.

Memiliki waktu kurang dari sepekan masa persiapan, Borneo FC dalam kondisi pincang menjamu PSMS. Empat pemain pilar dipastikan absen: Muhammad Ridho, Wahyudi Hamisi, Lerby Eliandry, dan Titus Bonai. Sementara Diego Michiels dan Abdul Rahman juga diragukan tampil karena pemulihan cedera.

BACA JUGA: Gol Bunuh Diri Bauman Buat Persib Takluk dari Bhayangkara FC

Pelatih Borneo FC Dejan Antonic mengaku dibuat pusing dengan banyak pemain yang bakal absen. Namun sebagai juru taktik, dia siap mengambil risiko untuk melakukan rotasi terbaik di beberapa lini.

"Rotasi sudah pasti saya lakukan. Situasi cukup sulit bagi kami. Tapi selalu ada solusi terbaik untuk diambil dalam memenangkan pertandingan," kata Dejan.

BACA JUGA: Mitra Kukar Vs Perseru Serui: Harus Maksimalkan Peluang

Meski tanpa beberapa pilar, Dejan amat percaya diri menghadapi laga nanti malam. Setidaknya dia masih memiliki rekor kandang bagus musim ini yakni tanpa kekalahan. Selain itu, semua pemain yang disiapkan diyakini bakal berkontribusi maksimal membantu tim meraih victory.

"Kami punya banyak pemain muda. Pasti akan dicoba. Tentu yang utama mereka mau kasih yang terbaik untuk tim," imbuhnya.

BACA JUGA: Borneo FC Vs PSMS Medan: Pesut Etam Bertekad Buru Gol Cepat

Ambisi Dejan meraih poin penuh coba diaminkan gelandang Borneo FC Julien Faubert. Pemain eks Real Madrid ini disiapkan inti dalam laga nanti malam.

"Secara keseluruhan kami siap. Dalam kompetisi yang panjang sangat wajar ada pemain yang kan absen. Tapi itu bukan masalah besar karena ada pemain yang siap tampil," kata Faubert.

Menjamu PSMS, Faubert mengaku tak melakukan persiapan khusus. Dia menyebut hanya berlatih normal seperti pemain lainnya dan menjaga kebugaran fisik. Bertanding 90 menit di bulan Ramadan cukup menguras tenaga.

"Kami akan main di kandang dan itu sudah cukup memotivasi sekaligus menguatkan semangat," imbuhnya.

Sementara dari kubu tamu, pelatih PSMS Djadjang Nurjaman dihadapkan dengan situasi sulit pula. Dari 18 pemain yang dibawa ke Samarinda, dia hanya membawa satu legiun asin.

"Tiga pemain asing kami tak bisa bermain karena persoalan yang berbeda-beda. Jujur ini laga berat," kata Djanur, sapaannya.

Di lini belakang, Reinaldo Lobo absen karena akumulasi kartu. Sementara Dilshod Shrofetdinov menepi karena cedera.

"Kalau Sadney Urikhob ada sedikit cedera dan masalah dengan keluarganya. Mungkin konsentrasinya belum penuh dengan tim," ungkapnya.

Mengandalkan Wilfried Yessoh di lini depan, Djanur tetap realistis. Satu poin diyakininya bisa diraih sekaligus memperbaiki rekor tandang yang belum sekali pun menuai seri atau kemenangan.

"Mungkin kami satu-satunya tim yang belum dapat poin di kandang lawan. Melawan Borneo FC kami coba ubah rekor jelek itu walau tidak akan mudah," pungkasnya. (*/abi/tom/k18)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Laga Tunda Persebaya vs Persib Digelar Disela Putaran Kedua


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler