BPS: Pengangguran Capai 8,6 juta Orang

Senin, 10 Mei 2010 – 14:26 WIB
JAKARTA— Kepala Badan pusat Statistik (BPS) pusat, Rusman Heriawan mengatakan bahwa per Februari 2010, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 8,6 juta orang"Jumlah ini sama dengan 7,41 persen dari total angkatan kerja se Indonesia yang per Februari 2010 mencapai  116 juta orang," kata Rusman Heriawan kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/5).

Namun demikian secara umum kata Rusman, Tingkat Penganguran Terbuka (TPT) di Indonesia cenderung menurun

BACA JUGA: Setahun Kebutuhan Rumah 710 Ribu Unit

Di mana TPT Februari  2010 sebesar 7,41 persen turun dari TPT Agustus 2009 sebesar 7,87 persen dan TPT Februari 2009 sebesar 8,14 persen.

Dijelaskan Rusman, jika dibandingkan keadaan Agustus 2009, TPT untuk semua tingkat pendidikan mengalami penurunan
Namun ironisnya, TPT untuk tingkat pendidikan Diploma dan Sarjana justru mengalami kenaikan masing-masing sebesar 2,05 persen dan 1,16 persen dari total angkatan kerja di Indonesia.

"Hal ini diduga karena lapangan kerja yang tersedia belum mensyaratkan pendidikan tinggi

BACA JUGA: Pemerintah akan Tambah Pembangunan Rumah Buruh

Pada semester ini, TPT untuk pendidikan diploma mendominasi  sebesar 15,71 persen
Sedangkan TPT dari tingkat sarjana mencapai 14,2 persen dari angkatan kerja di Indonesia," ungkap Rusman.

Sementara kondisi ketenagakerjaan terkini, per Februari 2010 dijelaskan Rusman, bahwa jumlah angkatan kerja di Indonesia per Februari 2010 mencapai 116 juta orang

BACA JUGA: BI Perlu Punya Penyidik Sendiri

Atau bertambah 2,17 juta orang dibanding angkatan kerja Agustus 2009 yang sebesar 113,83 juta orang atau bertambah 2,26 juta orang dibanding Februari 2009 yang sebesar 113,74 juta orang.

Sementara, jumlah penduduk yang bekerja di Indonesia pada Februari 2010 mencapai 107,41 juta orangJumlah ini bertambah 2,54 juta orang dibanding pada Agustus 2009 yang sebesar 104,87 juta orang atau bertambah 2,92 juta orang dibanding keadaan pada Februari 2009 yang sebesar 104,49 juta orang.

"Pekerja pada jenjang pendidikan SD ke bawah masih tetap tinggi yaitu sekitar 55,31 juta orang atau 51,50 persen dari angkatan kerja di IndonesiaSedangkan pekerja dengan pendidikan Diploma sebesar 2,89 juta orang atau 2,69 persen dan pekerja dengan pendidikan Sarjana hanya sebesar 4,94 juta orang atau 4,6 persen," terang Rusman.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Masih Dicari Pola Subsidi Listrik yang Tepat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler