Braak! Taksi Dihajar Kereta Api, Innalillahi

Minggu, 11 Desember 2016 – 00:42 WIB
Ilustrasi Foto: pixabay

jpnn.com - MALANG - Taksi Mandala, N 1512 UG remuk ditabrak Kereta Api Matarmaja di perlintasan tanpa palang pintu,  Gang Perikanan, Jalan Satsui Tubun, Kelurahan Kebonsari, Malang.

Peristiwa yang terjadi pukul 17.10 kemarin ini, tak urung membuat warga sekitar heboh dan keluar dari rumahnya.

BACA JUGA: Wah Wah...Mobil Dinas Ibu Bupati Harga Rp 987 Juta

Warga berbondong-bondong mengeluarkan Fahmy Febryanto, 35, sopir taksi yang tinggal di Jalan Janti Selatan VII RT05 RW06 Malang.

Warga dibantu tim SAR dan polisi juga membantu Herlin Susilowati, 41, penumpang taksi yang sempat terjepit.

BACA JUGA: Setahun, Kasus Trafficking Capai 224 Kasus

Perempuan asal Dusun Kedungjati RT02 RW01, Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Blitar terlihat syok ketika ditolong.

Kedua korban langsung dilarikan ke IRD RS Soepraoen Malang. Fahmy menderita luka kritis di kepalanya.

BACA JUGA: Trauma Gempa, dari 3.000 Santri, kini Tinggal 500

Di wajah kirinya, terlihat luka sobek memanjang. Fahmy akhirnya tewas setelah 2,5 jam menjalani perawatan. Sementara Herlin hanya menderita luka ringan.

Menurut penuturan Imam Solikin, warga sekitar, sebenarnya beberapa orang yang tinggal dekat rel kereta api itu sudah sempat berteriak kepada sopir taksi nomor lambung 417 itu untuk menghentikan kendaraannya yang melaju pelan menuju perlintasan.

“Sudah ada yang berteriak. Sopir taksinya nggak dengar. Untungnya, ia juga melaju pelan,” tegas pria berusia 47 tahun itu.

Tepat ketika bodi depan taksi masuk ke rel, KA jurusan Malang-Jakarta ini langsung menabraknya.

Akibatnya, taksi sempat berputar beberapa kali hingga berhenti setelah menabrak gundukan tanah.

Kondisi taksi hancur di bagian depan dan belakang. Pantauan Malang Post (Jawa Pos Group), bagian depan lepas, sedangkan bagian belakang tak berbentuk.

Mobil taksi berwarna hijau itu nyaris berbentuk huruf U. Semalam, mobil itu dievakuasi menuju laka lantas Polres Malang Kota.

Agus Demit, salah satu anggota SAR mengatakan, taksi itu baru saja berangkat dari Kacuk mengangkut Herlin yang datang dari Blitar.

“Kebetulan karena musim libur panjang, dua arah di kawasan Kacuk ini padat dan macet. Akhirnya sopir taksi memilih mencari jalan-jalan alternatif menghindari kemacetan. Taksi dilewatkan Gang Perikanan. Ternyata, di sana malah ditabrak KA,” terangnya. (mar/sam/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Catat, Morotai Juga Punya Tanjung Gorango


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler