BRI Bidik 5 Juta Nasabah melalui Holding UMi

Kamis, 10 Februari 2022 – 12:05 WIB
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Sunarso memasang target menjaring lima juta nasabah melalui Holding UMi sepanjang 2022. Foto: BRI

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Sunarso memasang target menjaring lima juta nasabah melalui Holding UMi sepanjang 2022.

“Mudah-mudahan akan terus bertambah untuk mencapai lima juta di tahun ini, kita sudah siapkan infrastruktur juga,” kata Dirut BRI (Persero) Tbk Sunarso dalam acara BRI Microfinance Outlook 2022 yang disiarkan secara daring, Kamis.

BACA JUGA: BRI Tak Bekerja Sama dengan BINOMO, Waspada Investasi Bodong

Dia menjelaskan infrastruktur tersebut di antaranya Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum) mobile dan UMi Corner.

"Integrasi data yang bisa digunakan sebagai basis data jika pemerintah ingin menyalurkan program untuk pelaku UMi," ucapnya.

BACA JUGA: Gandeng WIR Group, Sebentar Lagi BRI Ada di Metaverse

Sunarso menyampaikan BRI bersama Pegadaian dan PNM ditargetkan menyentuh 45 juta pelaku UMi pada 2022.

"BRI telah melayani 8,1 juta ultra mikro, pegadaian 5,9 juta, dan PNM 11,2 juta hingga saat ini," ucapnya.

BACA JUGA: BRI Fokus Berdayakan Sektor UMKM dan UMi

Sunarso membeberkan aari 45 juta UMi itu, yang baru tersentuh lembaga pembiayaan sebanyak 15 juta pelaku UMi.

Namun, sebanyak 30 juta lainnya belum tersentuh lembaga pembiayaan. Bahkan lima juta di antaranya mengandalkan rentenir yang bunganya mencapai 100-500 persen setahun.

Di sisi lain tujuh juta lainnya meminjam ke kerabat dan sanak saudara, serta sisanya 18 juta belum tersentuh sama sekali.

“Kami sasarannya 18 juta ini untuk dimasukkan dalam sistem keuangan. Sisanya bisa kami urutkan nanti untuk menjadi target,” ungkap Sunarso

BRI juga berencana untuk memanfaatkan rentenir untuk menjadi agen penyaluran kredit UMi. Namun, dengan batasan bunga yang ditetapkan.

“Dengan dasar itu kami bentuk holding ultra mikro. Pembentukan ini kami lalui dengan proses right issue dan mencapai Rp 95,9 triliun termasuk inbreng saham pegadaian dan PNM dalam BRI sisanya Rp 41 triliun dieksekusi pemegang saham publik,” tutur Sunarso. (mcr10/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
BRI   UMi   Holding UMi   Ultra Mikro   UMKM   Ekonomi  

Terpopuler