Brigadir J Diduga Dibunuh di Sini, Keluarga Serahkan Bukti Baru

Minggu, 24 Juli 2022 – 04:50 WIB
Kuasa hukum keluarga Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak menunjukkan foto yang dianggap bukti kejanggalan terbunuhnya Brigadir J. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAMBI - Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J diduga dibunuh secara terencana.

Keyakinan pihak keluarga Brigadir J itu disampaikan oleh kuasa hukum.

BACA JUGA: Begini Reaksi Kombes Budhi Setelah Dicopot dari Jabatan Kapolres Metro Jaksel

"Kalau dari analisis kami, kemungkinan di Jakarta sampai Magelang, atau di rumah mantan Kadiv Propam Polri," ungkap kuasa hukum keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak pada Jumat malam (22/7).

Kamaruddin mengatakan keluarga Brigadir J telah menyerahkan puluhan barang bukti kasus dugaan pembunuhan itu ke Bareskrim Polri.

BACA JUGA: Irjen Dedi Peringatkan Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Untuk Jangan Berspekulasi

"Benar, ada puluhan barang bukti yang kami serahkan kepada penyidik dalam pemeriksaan ini. Untuk jenisnya belum bisa kami sebutkan karena untuk kepentingan penyidikan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebelas orang anggota keluarga Brigadir J termasuk perawat diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri.

BACA JUGA: Polri Tegaskan Komitmen Pembuktian Ilmiah di Kasus Brigadir J, Ini Buktinya

Pemeriksaan ini dalan rangka laporan dari kuasa hukum atas dugaan pembunuhan berencana yang menimpa Brigadir J.

Penyidik utama Bareskrim Polri Brigjen Agus Suharnoko keluar dari ruangan pemeriksaan keluarga almarhum Brigadir Yosua di Mapolda Jambi sekitar pukul 13.35 WIB.

Brigjen Agus tidak banyak memberikan komentar mengenai pemeriksaan anggota keluarga Brigadir Yosua ini.

"Total ada sebelas orang yang kami lakukan pemeriksaan, hasilnya belum bisa saya sampaikan karena pemeriksaan masih berlangsung," katanya.

Dia menambahkan pemeriksaan keluarga Brigadir Yosua juga didampingi oleh pihak kuasa hukum.

"Lebih dari satu orang kuasa hukumnya, nanti akan saya sampaikan lagi perkembangannya," katanya sebagaimana dilansir Jambi Independent hari ini.

Peristiwa polisi tembak polisi antara Brigadir J dengan Bharada E diperagakan kepolisian Polda Metro Jaya, Jumat (22/7/2022) malam.

Prarekonstruksi baku tembak Brigadir J dan Bharada E tersebut dilakukan secara tertutup di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Jakarta.

Prarekonstruksi peristiwa berdarah polisi tembak polisi tersebut dilakukan di lantai dasar. Terlihat pula ada mobil inafis di lokasi.

Terlihat pintu masuk gedung BPMJ dijaga super ketat oleh Polisi dan awak media juga dilarang mendekat.

Sehingga awak media yang berada di lokasi sulit untuk melihat secara langsung proses prarekonstruksi baku tembak Brigadir J dan Bharada E tersebut.

Berdasar pantauan, terlihat beberapa adegan prarekonstruksi baku tembak Brigadir J dan Bharada E.

Salah satunya adegan penembakan yang terjadi kedua ajudan tersebut tergambar di satu lokasi, yakni di tangga rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Dari luar BPMJ terlihat seseorang memeragakan sedang menembak dari atas tangga sambil memegang pistol.

Diduga orang itu memerankan Bharada E. Sebab, Polri menyebut saat kejadian Bharada E menembak dari atas. Lalu Brigadir J persis berada di bawah tangga.

Seusai melakukan prarekonstruksi baku tembak Brigadir J dan Bharada E, pihak Polda Metro Jaya masih bungkam, tak ada keterangan apa pun yang disampaikan ke media.

Sebagai informasi, aksi penembakan terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022). (dra/jambi independent)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Komisi III DPR Beri Jempol untuk Kapolda NTB


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler