BSN Gandeng 41 PTN‎ jadi Lembaga Sertifikasi

Rabu, 01 Juni 2016 – 21:44 WIB
Kepala BSN Bambang Prasetya membuka acara peringatan Hari Akreditasi Internasional di Jakarta, Rabu (1/6). Foto: Mesya Muhammad/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA--Badan Standarisasi Nasional (BSN) menggandeng 41 perguruan tinggi negeri (PTN) ‎untuk proses sertifikasi. 

Dengan kerja sama ini, menurut Kepala BSN Bambang Prasetya, diharapkan hasilnya lebih objektif, tanpa muatan apapun.

BACA JUGA: Mengejutkan! Dari 3.300 Mobil Uber- Grab, Hanya 419 Boleh Operasi

"Proses sertifikasi harus didukung lembaga akreditasi yang kredibel dan terpercaya.‎ Itu sebabnya BSN bekerja sama dengan Kementerian Riset Teknologi dan Dikti untuk penentuan PTN-PTN mana yang layak menjadi lembaga sertifikasi," ujar Bambang, di sela-sela peringatan Hari Akreditasi Internasional di Jakarta, Rabu (1/6).

Sejauh ini,lanjut Bambang, ada 41 PTN yang tersebar di seluruh Indonesia akan jadi mitra BSN. Dengan adanya laboratorium lengkap, PTN diharapkan menjadi lembaga sertifikasi yang independen.

BACA JUGA: Pengin Dapat Bantuan Rumah dari Pemerintah? Nih Syaratnya

"Aslinya sertifikasi SNI itu harus murah. Kenapa PTN yang kami gandeng, karena PTN adalah lembaga independen. Mereka tidak punya kepentingan bisnis, sehingga sertifikat yang dikeluarkan benar-benar sesuai aturan. Jadi bukan siapa perusahaan yang berani bayar mahal (meski kualitas produknya rendah) yang bisa dapat sertikat SNI‎," terangnya.

Sampai saat ini sudah ada 170 lembaga ser‎tifikasi. 20 di antaranya untuk pariwisata, dan 46 khusus tanda SNI. (esy/jpnn)

BACA JUGA: Yakin Produk Indonesia Semakin Mudah Masuk ke Pasar Internasional

BACA ARTIKEL LAINNYA... Begini Cara agar Konsumen Yakin terhadap Produk yang Dibeli


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler