BTN Jamin Kesejahteraan Pemain

Minggu, 23 Januari 2011 – 08:20 WIB
JAKARTA - Polemik mengenai kesejahteraan pemain timnas U-23 proyeksi SEA Games 2011 yang akan menjalani pemusatan latihan (TC) jangka panjang terjawabBadan Tim Nasional (BTN) menegaskan, kesejahteraan pemain terjamin

BACA JUGA: Saleh: Nurdin Lebih Buruk dari Hitler

Rencananya, TC jangka panjang akan dimulai pada pertengahan Maret.

Deputi Bidang Tehnik BTN Iman Arif mengatakan nilai gaji pemain per bulan akan disesuaikan dengan kontrak diklubnya masing-masing
Terkait kontrak pemain dengan klub yang rata-rata akan habis pada Juli mendatang menurut Iman gaji yang diterima akan disesuaikan dengan nilai kontrak di klub barunya.

"Pemain kan sudah menerima 30 persen uang muka kontrak dari klubnya masing-masing

BACA JUGA: PSSI Keluarkan Enam Klub

Nah, sisanya itulah yang akan kami bayarkan kepada pemain per bulan
Tapi tentunya dipotong masa seberapa lama pemain sudah memperkuat klubnya," kata Iman Arif

BACA JUGA: Kongres PSSI, Kongres Mahar?

Selain itu, tiap hari pemain akan mendapat "uang saku" Rp 500 ribu.

Mantan ketua BTN ini juga menyatakan bahwa klub akan membantu pemain peserta TC untuk mendapatkan klub baru jika kontraknya dengan klub saat ini habis"Pemain harus memiliki klub, karena regulasinya seperti ituKarena itu, begitu kontrak pemain habis, kami akan membantu mencarikan klub baruKalau agenda TC Pra Kualifikasi Olimpiade tidak ada masalah, karena berjalan hanya sebulanKontrak mereka akan berakhir pada 9 Maret," sambungnya.

Skuad timnas SEA Games 2011 baru akan diumumkan pada 15 Maret mendatangDari 25 nama yang akan diumumkan, sekitar 12 di antaranya adalah pemain yang terpilih memperkuat timnas Pra Kualifikasi Olimpiade yang akan mulai menjalani TC besok.

Tapi beberapa nama sudah dipastikan bakal memperkuat timnas SEA GamesAntara lain Kurnia Meiga, Yongky Aribowo, Oktovianus Maniani, Johan Johansyah, Immanuel Wanggai, dan Mahardiga LasutSelebihnya adalah hasil seleksi tahap III yang mulai digelar 15-17 Januari lalu.

Sementara itu, "protes" tim pelatih yang menginginkan laga Pra Kualifikasi Olimpiade melawan Turkmenistan pada 23 Februari mendatang agar dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tidak berhasilPSSI bergeming menggelar pertandingan tersebut di Stadion Jakabaring, Palembang, dengan  alasan untuk penyesuaian karena di SEA Games nanti grup Indonesia akan dimainkan di Palembang.

Alasan PSSI itu tentu mengada-adaSebab, selain SEA Games baru digelar November mendatang, dari skuad Pra Kualifikasi Olimpiade nanti hanya ada sekitar 12 pemain yang ditarik masuk ke skuad SEA GamesPasti ada alasan "non teknis" lain kenapa PSSI ngotot memainkan laga melawan Turkmenistan di Palembang.

Sementara, alasan Alfred Riedl ingin timnya main di SUGBK Jakarta adalah karena animo suporter pasti akan tinggi, berkaca kepada Piala AFF 2010 lalu"Keputusan federasi (PSSI) tidak berubahLaga melawan Turkmenistan tetap di Palembang," kata Iman Arif(ali/ko)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Battle for The Ages Jilid II, Ambisi Juara Dunia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler