Bu Mega Berbagi Pengalaman soal Penanganan Bencana

Senin, 08 Oktober 2018 – 19:19 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri jelang pelepasan bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah di DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (8/10). Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membagi cerita dan pengalamannya semasa menjabat Wakil Presiden RI 1999-2001 harus menghadapi berbagai bencana. Dari pengalaman itu pula Megawati menjadikan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) yang semula di bawah departemen perhubungan (dephub) menjadi lembaga pemerintah non-departemen (LPND).

“Ketika saya jadi wapres kebetulan banyak terjadi bencana. Saya diserahi Presiden KH Abdurrahman Wahid menanganinya,” kata Megawati saat pelepasan bantuan tahap dua untuk bencana Sulawesi Tengah (Sulteng) di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (8/10).

BACA JUGA: Bu Mega Lepas Pengiriman 60 Ton Bantuan PDIP untuk Sulteng

Megawati menjelaskan, dari situlah dia mengetahui berbagai bencana kala itu hanya ditangani subdirektorat di Departemen Perhubungan dan Departemen Sosial. Akibatnya, tanggap darurat di lokasi bencana tidak bisa dilakukan secara cepat.

“Tanggap darurat dengan cepat adalah poin yang selalu saya gemborkan saat itu kepada struktur pemerintahan,” ungkap Mega.

BACA JUGA: Megawati Harapkan Early Warning System Bencana Berjalan Baik

Hingga akhirnya ketika menjadi Presiden RI, Mega makin serius menangani persoalan bencana, termasuk penanggulangannya. Pemerintahan Megawati lantas menyusun prosedur tetap dalam menanggulangi bencana dan mengirim bahan bantuan. 

Putri Proklamator RI Bung Karno itu juga memberikan catatan penting tentang penanganan korban bencana di pengungsian. Salah satunya, kata Mega, harus ada dapur umum di lokasi pengungsian.

BACA JUGA: Data Sementara, 2.300 Sekolah Hancur

Menurutnya, rakyat yang terbiasa makan nasi tentu tidak tahan jika setiap hari mengonsumsi mi instan bantuan. “Orang Indonesia ini butuh nasi,” ucapnya.

Karena itu Megawati selalu menginstruksikan Baguna PDIP mendirikan dapur umum bagi warga terdampak bencana. “Makanya Baguna selalu saya minta bawa alat dapur umum. Dan dapur umum itu pasti laku keras,” katanya.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Likuifaksi tak Hanya di Petobo


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler