Bu Neng Eem Imbau Perempuan Harus Cerdas, Agar Bisa Mandiri

Selasa, 29 Maret 2022 – 20:01 WIB
MPR RI Neng Eem saat tampil menjadi pembicara pada Sarasehan Kehumasan MPR RI Menyapa Sabahat Kebangsaan, kerja sama MPR dengan Perempuan Penggerak Desa Kabupaten Cianjur, Senin (28/3) siang. Foto: MPR RI

jpnn.com, CIANJUR - Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Neneng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengimbau perempuan tidak boleh terjebak dengan labelisasi kaum yang lemah.

Sebab, sejak dahulu kaum hawa turut berperang di zaman penjajahan, berjuang diera pergerakan, dan ikut menjadi penggerak masyarakat diera pembangunan.

BACA JUGA: Neng Eem Ajak Pengurus Perempuan Bangsa Cianjur jadi Agen Persatuan

Menurut dia, hal itulah dilakukan Perempuan Penggerak Desa Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Perempuan Penggerak Desa itu mampu berperan secara nyata. Mereka mengusulkan program pemanfaatan dana desa untuk membangun ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat seperti mengelola desa wisata, menjadikan sawah sebagai tempat rekreasi.

BACA JUGA: Fakta Ini Bikin Neng Eem MPR Gelisah, Ingatkan Hal Penting Ini ke Pegiat Medsos

Dia menyebut banyak yang bisa dilakukan kaum perempuan untuk ikut membangun bangsa.

"Para perempuan harus terus bersemangat, belajar, ikut berorganisasi dan menempa diri agar lebih berdaya dari sebelumnya," kata Neng Eem saat tampil menjadi pembicara pada Sarasehan Kehumasan MPR RI Menyapa Sabahat Kebangsaan, kerja sama MPR dengan Perempuan Penggerak Desa Kabupaten Cianjur, Senin (28/3) siang.

BACA JUGA: Neng Eem Tolak Syarat Wajib Tes PCR Bagi Penumpang Pesawat, Alasannya Begini

Ikut hadir pada acara tersebut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Sekretariat Jendral MPR RI Siti Fauziah, Ketua Perempuan Penggerak Desa Kabupaten Cianjur, Vera Hariyanti.

Pada saat krisis moneter, kata Neng Eem, kaum perempuan berperan besar menahan laju ambruknya ekonomi Indonesia.

Menggerakkan ekonomi riil menjual bakso, mie ayam, warung makan, gorengan hingga membuka toko kelontong.

Hal itu untuk menjaga perputaran uang berjalan dilokasi mereka tinggal, di kampung dan desa-desa.

"Perempuan berdaya mampu hidup mandiri, tidak bergantung pada suami. Ketika suami kena Pemutusan Hubungan Kerja para istri bisa membantu," kata Neng Eem.

Meski begitu, Neng Eem mengingatkan agar kaum perempuan tidak melupakan kodratnya mengurus anak dan suami.

Seperti yang dilakukan para perempuan masa lalu.

Mereka bisa bekerja sembari menggendong anak-anaknya.

Bisa mencari uang tanpa melupakan keluarganya.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas Dan Sistem Informasi Publik MPR RI Siti Fauziah mengingatkan sejak dulu perempuan Indonesia adalah perempuan cerdas dan berdaya.
Buktinya mereka bisa membina keluarga dan mencari tambahan nafkah sama baiknya.

"Kalau tidak cerdas dan tangguh, semua itu tidak mungkin dilakukan," kata Siti Fauziah menambahkan.

Karena itu, Siti Fauziah berharap, Perempuan Penggerak Desa Kabupaten Cianjur terus bersemangat bahu membahu dan tolong menolong dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Neng Eem MPR Ajak Sahabat Kebangsaan jadi Inspirasi Pancasilais


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler