Buka Formasi PPPK Semua Mapel di Sekolah Induk, Jangan Ulangi Kesalahan Seleksi 2021/2022

Jumat, 10 Maret 2023 – 20:58 WIB
Ketum ASN PPPK Eko Wibowo menyerahkan dokumen kepada gubernur Riau. Foto dok. Ekowi for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Provinsi Riau Eko Wibowo menyampaikan terima kasih kepada Panselnas dan Pemda.

Berkait keseriusan Kemendikbudristek, BKN, KemenPAN-RB, gubernur Riau, Komisi V DPRD Riau memperjuangkan nasib guru honorer yang telah sabar menunggu pengumuman hasil terbaik ASN PPPK 2022.

BACA JUGA: 543.300 Guru Honorer jadi ASN PPPK, Pesan Prof Nunuk Mirip Mas Anas & Pak Teguh

"Alhamdulillah penantian guru honorer berbuah manis. Saya dan kawan-kawan P1, P2, dan P3 akhirnya bisa menjadi ASN PPPK," kata Ekowi, sapaan akrab pria yang juga wakil ketua PGRI Riau ini kepada JPNN.com, Jumat (10/3).

Dia menyadari masih ada guru honorer yang belum terakomodasi dalam PPPK 2022. Oleh karena mereka berharap Pemprov Riau menginstruksikan sekolah induk membuka formasi semua mata pelajaran (mapel), baik normatif, adaptif dan produktif pendidikan menengah (SMAN/SMK dan SLB).

BACA JUGA: PGRI Siap Mengawal Pengangkatan Guru Honorer jadi PPPK

Begitu juga untuk wali kota dan bupati diimbau untuk mengusulkan formasi tingkat pendidikan dasar (SDN dan SMP).

"Setiap kepala daerah sebaiknya menginstruksikan membuka formasi PPPK guru di sekolah induk masing-masing agar tidak guru P1 sampai P3 tidak dapat formasi," kata Ekowi.

BACA JUGA: 250.300 Guru Honorer Lulus PPPK 2022, Ini Pesan Dirjen Nunuk untuk Pemda & Peserta tidak Dapat Penempatan 

Dia menegaskan 193.954 P1 tanpa formasi PPPK 2021, karena tidak maksimalnya usulan formasi dari daerah. 

Ironisnya, pada seleksi PPPK guru 2022 masih diwarnai dengan tidak ada formasi.

"Jujur saja sukacita kami terasa belum lengkap karena masih ada kawan-kawan guru honorer tidak bisa diangkat PPPK tahun ini," ucapnya.

Dia berharap semua guru honorer dan tenaga kependidikan (tendik) mendapatkan kemudahan dalam pengangkutan PPPK. (esy/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler