Bukan Imam Bukan Nanan, Siapa?

Peluang Timur Pradopo Semakin Terbuka

Sabtu, 25 September 2010 – 03:33 WIB
BERDAMPINGAN: Dua calon Kapolri Komjen Nanan Soekarna dan Komjen Imam Sudjarwo duduk bareng di HUT Polwan ke 62 di Sepolwan, Pasar Jumat, Jakarta, Rabu (22/9). Dua nama calon Kapolri yang lolos proses seleksi internal dan penilaian Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Polri adalah Nanan Soekarna dan Imam Soejarwo. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

JAKARTA - Selama ini, nama Komjen (Pol) Imam Sudjarwo dan Komjen (Pol) Nanan Soekarna disebut-sebut sebagai dua kandidat Kapolri pengganti Bambang Hendarso DanuriNamun demikian, belum tentu satu dari dua nama itu yang akan diusulkan Presiden ke DPR sebagai calon Kapolri.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengaku mendapat informasi bahwa akan ada satu nama selain Nanan dan Imam yang akan diusulkan Presiden ke DPR

BACA JUGA: Warga NU Jatim Minta SBY Tidak Pilih Imam

"Saya dapat informasi dari teman-teman di lingkaran Cikeas, bahwa calonnya bukan dua nama itu (Nanan dan Imam)," ujar Neta saat ditemui usai menghadiri diskusi tentang Calon Kapolri di DPR RI, Jumat (24/9).

Menurut Neta, calon Kapolri yang akan diusulkan itu masih berpangkat Irjen
Namun yang pasti, kata Nanan, sebelum diusulkan sebagai calon Kapolri maka pangkatnya akan dipromosikan dulu menjadi bintang tiga dan menduduki posisi Kepala Badan Pembinaan Keamanan (Kabanbinkam) Polri yang sebentar lagi akan ditinggalkan Komjen (Pol) Iman Haryatna yang segera memasuki masa pensiun.

Saat ditanya apakah nama calon Kapolri itu adalah Irjen (Pol) Timur Pradopo yang saat ini menjadi Kapolda Metro Jaya, Neta tidak menampiknya

BACA JUGA: Polisi Dituding Over Acting

"Timur Pradopo hanya salah satunya," ujar Neta
Selain itu, adapula nama  Oegroseno, Kapolda Sumatera Utara yang kini juga masih berpangkat Irjen.

Namun Neta juga mengingatkan soal faktor kedekatan historis antara calon Kapolri dengan SBY

BACA JUGA: Pengusaha Sapi Saksi Kasus Langkat

Saat ini, sebutnya, ada tiga petinggi Polri yang dekat dengan SBY karena pernah sama-sama bertugas di BozniaTiga petinggi polisi itu adalah Kabareskrim Polri Komjen (Pol) Ito Sumardi, Kabaintelkam Polri Komjen (Pol) Wahyono, serta Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Timur Pradopo"Ketiganya sama-sama pernah bersama SBY di BozniaMalah ada yang satu kamar," sebutnya.

Namun dikatakan Neta pula, jika dalam waktu dekat ini Timur Pradopo benar-benar diangkat menjadi Kababinkam, maka semakin jelas siapa yang akan diusulkan menjadi calon Kapolri"Kalau benar Timur Pradopo yang naik, maka bisa dia yang diusulkan karena sudah memenuhi persyaratan dan menyandang bintang tiga," ucap Neta.

Jika benar Timur Pradopo naik menjadi bintang tiga namun hanya dalam kurun waktu beberapa hari sudah diusulkan jadi calon Kapolri, apakah hal tidak menyalahi aturan? "Undang-undang Kepolisian tidak menyebutkan berapa lamanya menjabatYang penting bintang tigaLima menit pun baru jadi Komjen, tetap bisa diusulkan," ucap Neta.

Lantas mengapa SBY justru akan mengusulkan nama selain Nanan dan Imam? Neta mengatakan, hal itu mengingatkan pada proses naiknya Sutanto sebagai KapolriSaat ini, kata Neta, untuk menghindari perbedaan yang semakin tajam di internal kepolisian maka Sutanto diangkat sebagai Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) Badan Narotika Nasional (BNN) dan menyandang bintang tigaSebelumnya, Sutanto adalah Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri dengan pangkat Irjen.

"Saat itu untuk memagari agar tidak terjadi friksi, Sutanto dinaikkan jadi Kalahar BNNTak lama kemudian, Sutanto diusulkan jadi calon Kapolri," tandas Neta.

Jika demikian, siapa nama yang akan diusulkan Presiden sebagai calon Kapolri? Neta enggan mengungkapkannya"Saya tak mau dituding ada pesanan sponsorTetapi yang jelas kalau soal kedekatan, Timur Pradopo jauh lebih dekat ketimbang Imam Sudjarwo," pungkasnya.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ruhut Bilang, Yusril Biang Kerok, Mahfud Aneh


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler